Mensdaily.id – Instruktur Lille, Bruno Genesio, menyinggung sebuah gol konyol dalam laga kontra Lens yang menjadi penampilan perdana Calvin Verdonk.
Debut Calvin Verdonk Kepada Lille terjadi Begitu melawan Lens pada pekan kelima Perserikatan Prancis 2025-2026.
Bek kiri timnas Indonesia itu turun sebagai pemain pengganti di Stade Bollaert-Delelis, Minggu (21/9/2025) Awal hari WIB.
Verdonk masuk lapangan pada menit ke-18 usai menggantikan Romain Perraud.
Tetapi, pertandingan pertama Verdonk bareng Lille tak berakhir manis.
Dia harus menyaksikan klubnya kalah telak dengan skor 0-3.
Sepuluh menit setelah Verdonk masuk lapangan, Lille kebobolan oleh gol yang menurut Bruno Genesio konyol.
Berawal dari umpan sepak Sudut, Wesley Said menyambut bola di kotak penalti dengan tendangan tumit.
Kemudian si kulit bulat melewati kolong kaki beberapa pemain Lille dan masuk ke gawang.
Baca Juga: Debut di Lille, Calvin Verdonk Dapat Komentar Nyinyir dari Netizen Prancis
“Kami memulai pertandingan dengan Bagus. Kami punya Kesempatan mencetak gol sekali, mungkin dua kali,” kata Genesio seperti dikutip Mensdaily.id dari laman Formal klub.
“Setelah itu, kami kebobolan gol yang agak konyol.”
“Kami juga melupakan beberapa nilai Penting sepak bola papan atas, terlebih Tengah dalam derbi, Yakni komitmen, Serangan, dan penguasaan bola, yang sangat Krusial dalam sebuah pertandingan.”
“Kami melupakan semuanya, terutama pada babak kedua,” tutur dia.
Florian Thauvin ikut nyekor sebelum turun minum.
Masuk babak kedua, tepatnya menit ke-52, Rayan Fofana menambah penderitaan Lille lewat golnya.
Terlepas dari kekalahan tuan rumah, penampilan Verdonk tak begitu Jelek.
Verdonk mencatatkan satu operan kunci dalam 72 menit pertamanya sebagai pemain Lille.
Dia juga memenangi enam duel perebutan bola dari sembilan kali percobaan.
Catatan lainnya, Verdonk membukukan satu intersep.
Baca Juga: Pujian Setinggi Langit Presiden Lille kepada Calvin Verdonk, Disebut Mirip Eks Bintang PSG dan Bayern Munchen
Verdonk datang ke Prancis menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025.
Sosok berusia 28 tahun itu menjalani petualangan baru dengan meninggalkan NEC dan merapat ke Lille.
Adapun nilai transfer Verdonk adalah 3 juta euro atau setara Rp 57,2 miliar.
Sang palang pintu sepakat menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun Berbarengan klub berjulukan Les Dogues.
“Saya sangat bangga bergabung dengan LOSC,” ucap Verdonk Begitu diperkenalkan sebagai rekrutan baru Lille.
“Saya Jernih sudah mengenal klub ini sebelum bergabung.”
“LOSC adalah klub Prancis yang hebat,” tambah si eks pemain Feyenoord.
Verdonk pun mengukir sejarah sebagai pemain Asia Tenggara pertama di Lille.