Categories: Business

Tercatat Rp57,13 Triliun Keuntungan BBRI 2025 Turun 5,26%

PT Bank Rakyat Indonesia telah membukukan Keuntungan BBRI 2025 sebesar Rp57,13 triliun. Bilangan ini tercatat pada laporan keuangan tahunan BRI. Meski tetap berada di level tinggi, Bilangan tersebut tercatat turun 5,26% dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai Rp60,30 triliun.

Penurunan ini dapat menimbulkan sentimen negatif jangka pendek di pasar. Tetapi, secara Esensial, kinerja BBRI Tetap relatif sejalan dengan ekspektasi analis. Konsensus Bloomberg memprediksi Keuntungan BBRI 2025 akan mencapai Rp56,25 triliun (turun 6,49%). Pada Realita, Keuntungan Rapi BRI Tetap sedikit lebih Berkualitas dari perkiraan pasar. Hal ini menandakan bahwa meskipun Keuntungan mengalami penurunan, Bilangan tersebut Tetap berada dalam koridor ekspektasi.

Penurunan Keuntungan BBRI terutama disebabkan oleh kenaikan alokasi Anggaran pencadangan. Pada 2025, biaya pencadangan BRI mencapai Bilangan Rp46,09 triliun. Peningkatan ini merupakan upaya antisipasi risiko di tengah dinamika ekonomi Mendunia dan domestik.

Baca Juga: Catatan Keuntungan Bank Raksasa Indonesia 2024, BRI Nomor 1

Statistik Keuntungan BBRI 2021-2025

Keuntungan BBRI 2025 turun 5,26% dari tahun sebelumnya | Mensdaily

Tren Keuntungan Rapi BBRI dalam lima tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan pascapandemi. Pada 2021, Keuntungan Rapi BBRI tercatat sebesar Rp32,22 triliun. Bilangan tersebut kemudian melonjak tajam pada 2022 menjadi Rp51,17 triliun. Kenaikan tinggi ini mencerminkan pemulihan ekonomi dan Perluasan kredit yang agresif.

Momentum pertumbuhan Tetap berlanjut pada 2023 dengan Keuntungan sebesar Rp53,15 triliun. Enggak berhenti Tiba situ saja, kinerja BBRI mencapai puncaknya pada 2024 dengan Bilangan Rp60,30 triliun. Bilangan ini menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah perseroan. Bilangan ini berhasil membawa BRI ke dalam daftar Brand Finance Mendunia 500.

Tetapi, pada 2025, Keuntungan sedikit terkoreksi ke Bilangan Rp57,30 triliun. Meskipun turun dibanding tahun sebelumnya, Keuntungan BBRI 2025 Tetap jauh lebih tinggi dibandingkan periode 2021-2023. Penurunan yang terjadi juga Enggak drastis dan Tetap disertai kenaikan di indikator profitabilitas lainnya.

Kinerja BRI Tetap Kuat

Meski Keuntungan BBRI menurun, sejumlah rasio keuangan menunjukkan bahwa profitabilitas BRI Tetap berada di level yang solid. Pada 2025, pendapatan Kembang BRI mencapai Rp207,78 triliun, naik 4,27% dari tahun 2024. Sementara itu, pendapatan Kembang Rapi atau Net Interest Income (NII) juga tercatat meningkat dengan Bilangan sebesar Rp150,50 triliun. Secara keseluruhan, total aset BRI tetap kokoh dan mencapai lebih dari Rp2.000 triliun.

Kenaikan-kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang ekspansif, khususnya pada segmen UMKM. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan upaya BRI Demi mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Di sisi lain, rasio kecukupan modal (KPMM) Tetap berada pada presentasi 21,06%. Bilangan ini Tetap jauh dari ketentuan regulator. Hal ini membuktikan bahwa meski Keuntungan BBRI 2025 turun dibandingkan tahun sebelumnya, indikator-indikator lain membuktikan bahwa kinerja BRI Tetap solid.

Baca Juga: Saham Bank Raksasa BBRI Jadi Primadona Investor Asing

Sumber:

https://www.ir-bri.com/financials.html

Admin

Recent Posts

Di Banjarbaru Terdapat 7 Lapangan Padel, Baru 4 yang Ajukan Proses Perizinan

Banjarbaru, Mensdaily.id — Seiring maraknya olahraga padel Begitu ini, fasilitas lapangan padel mulai menjamur di…

39 menit ago

Teco Minta ‘Anak Asuh’ Kuatkan Mental Hadapi Tekanan di 3 Laga Tersisa

Teco Minta ‘Anak Asuh’ Kuatkan Mental Hadapi Tekanan di 3 Laga Tersisa. Foto: (Mensdaily.id)Banjarmasin, Mensdaily.id…

8 jam ago

Harga Emas Antam Hari Ini 13 April 2026, Terpantau turun di Rp2.825.045 Per Gram, Simak Daftar Lengkapnya

Harga emas Antam hari ini, Senin 13 April 2026, pukul 09.00 WIB tercatat mengalami penurunan.…

15 jam ago

Indonesia Formal Punya Aviation Leasing Fund Pertama, Porto Awal Rp13,59 Triliun

Portofolio awal Sekeliling Rp13,59 triliun menandai langkah baru Indonesia masuk ke bisnis pembiayaan pesawat, sektor…

16 jam ago

LinkedIn Jadi Platform Paling Banyak Digunakan dalam Merekrut Karyawan

Di era digital yang semakin berkembang, fungsi media sosial dalam rekrutmen pun semakin Variasi, mulai…

17 jam ago

Sektor Keuangan dan Asuransi Pimpin Prospek Perekrutan Tertinggi 2026

Prospek ketenagakerjaan Dunia pada awal tahun 2026 menunjukkan sinyal yang optimis seiring dengan meningkatnya rencana…

18 jam ago

This website uses cookies.