Healthy

Waspada! Kasus Demam Berdarah di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan laju kasus dengue atau deman berdarah di Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat pada Maret 2024 dibanding periode yang sama setahun sebelumnya.

“Memang kalau kita bandingkan 2023 dengan 2024 terjadi peningkatan kasus dengue yang tadinya 15 ribu kasus menjadi 35 ribu,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/3/2024), dikutip dari ANTARA.

Dilansir dari laporan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kemenkes, tren laju kasus dimulai sejak akhir Februari 2024 yang semula berkisar 15.977 kasus.

Lima kabupaten/kota dengan laju kasus tertinggi dilaporkan dari Tangerang, Bandung Barat, Kota Kendari, Subang, dan Lebak.

Baca Juga:  Satu Dunia Untuk Kesehatan: Majelis Kesehatan Dunia ke-78 Diselenggarakan Pada Tanggal 19 Hingga 27 Mei 2025

Timbulkan Mortalitas

Nadia mengatakan Bilangan kasus Ketika ini juga diiringi insiden Mortalitas. “Bilangan Mortalitas juga meningkat, tapi memang Tak sebesar peningkatan kasus dengue,” katanya.

Hingga pekan ke delapan tahun ini, Ditjen P2P melaporkan sebanyak 124 pasien dengue dilaporkan meninggal dunia.

Dampak Pemanasan Mendunia

Nadia mengatakan Unsur pemanasan Mendunia, termasuk El Nino yang belakangan ini melanda Indonesia memicu kemunculan dengue di tengah masyarakat.

“Karena Eksis El Nino pergeseran dari musim kemarau yang memanjang menjadi musim hujan, makanya demam berdarah terjadi peningkatan,” katanya.

Menurut Nadia, cuaca panas juga menyebabkan siklus hidup nyamuk sejak dalam telur hingga dewasa tumbuh lebih Segera.

Nadia memperkirakan kenaikan kasus dengue Lagi akan Lanjut berlangsung hingga masa puncak di April 2024.

Baca Juga:  Kenapa Penderita Asam Lambung Dilarang Buka Puasa dengan Teh Hangat?

Upaya yang dapat dilakukan Buat pengendalian dengue di antaranya melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 3M plus, hingga gerakan satu rumah satu Jumantik.

Selain itu masyarakat juga diimbau menanam tanaman pengusir nyamuk hingga memelihara ikan pemakan jentik nyamuk pada genangan air yang rawan pertumbuhan nyamuk.

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.