Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan adanya eskalasi transaksi judi online sepanjang tahun 2022. Ivan Yustiavandana selaku Kepala PPATK menyebut, total nilai transaksi judi online tembus mencapai Rp81 triliun pada 2022 dari Rp57 triliun di tahun sebelumnya.
“Terjadi peningkatan yang signifikan di tahun 2022 menjadi Rp81 triliun. Ini (dihimpun) dari periode Januari Tamat November 2022,” Terang Ivan dalam kegiatan Cerminan Akhir Tahunan PPATK pada Rabu, (28/12) kemarin.
Ivan memaparkan, modal buka usaha menjadi salah satu modus para pelaku dalam menyembunyikan uangnya. Modus Demi membangun usaha baru kemudian digunakan para pejudi online Demi memutarkan modal.
“Kita Menonton keuntungan judi online ini dipakai Demi membuka kegiatan usaha yang Enggak hanya restoran tadi, Enggak hanya membuka kegiatan usaha tertentu, tapi Dapat Tengah kemudian ditukar Tengah, Demi modal berikutnya. Jadi variasinya begitu banyak,” tutur Ivan seperti yang dikutip dari Pikiran Rakyat.
Selain modus Demi membuka usaha, Ivan juga mengungkapkan beberapa modus lainnya. Di antaranya ialah pemakaian jasa money changer Demi menghimpun Duit dari transaksi lintas negara, penggunaan rekening nomine dalam melakukan deposit dan withdrawal, serta pemanfaatan e-wallet, virtual account, dan kripto sebagai sarana pembayaran.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan telah melakukan pemutusan akses terhadap sejumlah 566.332 konten di internet terkait perjudian, termasuk akun platform digital dan situs yang membagikan aktivitas judi.
Total konten judi yang telah diblokir mencapai 118.320 konten per 22 Agustus 2022. Pemutusan akses tersebut dilakukan berdasarkan hasil patrol siber, laporan dari masyarakat, serta laporan lembaga pemerintah mengenai penemuan konten terkait judi online.
Berdasarkan laporan dari laman Formal Kominfo, patroli siber yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo didukung oleh sistem pengawas situs internet negatif atau AIS, yang dioperasikan selama 24 jam tanpa henti oleh tim Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika.
Selain pemblokiran, Kominfo juga mendorong peningkatan literasi digital masyarakat melalui program Gerakan Nasional Literasi Digital sebagai solusi Demi menghindari masyarakat dari berbagai konten negatif di ruang digital, khususnya perjudian.
Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…
Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…
Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…
Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…
Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…
Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…
This website uses cookies.