Mensdaily.id – Kepada mengurai kemacetan Lewat lintas Demi mudik, Pemerintah merencanakan berbagai skema pengaturan Lewat lintas pada musim Lebaran 2024. Salah satunya contraflow, dimana Eksis satu lajur di arah berlawanan yang dibuka Kepada mengurai kemacetan. Ketika masuk ke jalur contraflow, Anda juga harus memahami kondisi tubuh, kendaraan, dan skill berkendara karena membutuhkan konsentrasi ekstra. Apa saja tipsnya? mari kita bahas lebih lanjut!

1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow
Sebelum melintas, Anda perlu mengetahui jadwal dan Posisi contraflow. Informasi mengenai aturan ini biasanya Pandai didapatkan melalui social media atau operator jalan tol dari rambu-rambu yang terpasang.
2. Pastikan Pintu Keluar Tol Kagak Terlewati
Pada umumnya, jalur contraflow Mempunyai satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Contohnya contraflow antara KM 36 ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek Tiba dengan KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), artinya Sekalian pintu tol antara titik tersebut akan terlewati kalau berada di lajur contraflow. Termasuk interchange menuju Jalan Tol Cipularang tujuan Bandung yang berada di Dawuan KM 67. Apabila pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, maka Anda perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir. Jangan memutar arah di tengah jalan tol.

3. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow
Ketika sudah mengetahui titik dan Posisi jalur contraflow, maka Anda perlu mempersiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiaplah Sekeliling 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow supaya Kagak kelewatan atau melakukan manuver mendadak. Misalnya, jalur contraflow berada di KM 36, maka anda harus bersiap mengambil lajur kanan Demi berada di KM 34. Dengan demikian, arus Lewat lintas kendaraan lain Kagak akan terganggu dan Kagak memicu kecelakaan. Nyalakan sein kanan 500 m sebelum akses masuk.
4. Atur Kecepatan Mobil
Mobil Kagak boleh terlalu Segera atau terlalu lambat di lajur Rival arah ini. Apabila terlalu pelan, akan menghambat Lewat lintas. Tetapi kalau terlalu Segera juga berbahaya mengingat berada di jalur mobil lain dari Rival arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam. Jangan lupa jaga jarak dengan kendaraan di depan dan belakang.

5. Hindari Keluar Jalur Contraflow
Apabila mobil di depan berjalan terlalu lambat, maka jangan disalip keluar dari jalur contraflow. Karena mobil akan langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga Mempunyai tingkat bahaya tinggi.
6. Perhatikan Kondisi Sopir dan Penumpang
Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur Rival-arah. Terutama jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Pusat perhatian dan waspada dengan Memperhatikan ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali Memperhatikan ke arah belakang. Selain itu, pastikan anda dalam kondisi prima dan Kagak mengantuk agar lebih waspada Demi memasuki jalur contraflow. Pastikan pula penumpang Kagak Eksis kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.



