Categories: Business

Thrifting Impor Kini Dilarang di RI, Ini Nilai Impor Pakaian Bekas Dalam 6 Tahun Terakhir

Secara istilah, thrift artinya menghemat nominal Doku yang dikeluarkan Demi membeli suatu barang. Sehingga, dapat dikatakan bahwa thrifting ialah aktivitas membeli atau mencari barang-barang bekas Demi dipakai kembali.

Lebih lanjut, thrifting impor ilegal kini semakin gencar ditindak oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Adanya Embargo tersebut sehubungan dengan terganggunya dan kerugian yang dialami oleh UMKM nasional.

Demi kejelasan Penyelenggaraan kebijakan penyetopan penjualan Pakaian bekas di tingkat ritel, Kemendag rupanya Lagi menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo. Kemendag diketahui Lagi memberi izin kepada para pedagang thrift Demi menghabiskan stok dagangannya.

“Yang kita larang kan impornya sama di Penyimpanan-Penyimpanan grosir. Kalau yang di ritel Lagi diberikan kesempatan. Intinya, mereka Lagi boleh jualan Pakaian bekas, tapi kalau Pakaian bekas impor itu dilarang,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN), Moga Simatupang dikutip dari CNBCIndonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa volume impor Pakaian bekas di Indonesia mencapai 26,22 ton dan dengan nilai impor US$272.146 atau setara Rp4,08 miliar (kurs: Rp15.010) sepanjang tahun 2022 Lampau.

Nilai impor Pakaian bekas dalam enam tahun terakhir menurut BPS | Mensdaily

Adapun, nilai impor pada tahun 2022 tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2021 yang mencapai US$44.14. Kalau Menonton trennya dalam enam tahun terakhir, tren nilai impor Pakaian bekas di Indonesia mengalami fluktuasi. Nilai impor Pakaian bekas terbanyak di Indonesia terjadi pada tahun 2019 dengan nilai US$6,08 juta.

“Data yang tercatat di BPS tersebut berasal dari Bea Cukai, termasuk HS 63090000 Pakaian bekas dan barang bekas lainnya,” Terang Kepala BPS Margo Yuwono seperti yang dikutip dari Kumparan.

Berdasarkan hasil survei Mensdaily mengenai preferensi fesyen anak muda 2022, sebagian besar responden atau Sekeliling 49,4% mengaku pernah membeli barang fesyen bekas dari hasil thrifting pada tahun 2022 Lampau.

Sementara, beberapa lainnya atau 34,5% responden mengaku belum pernah mencoba thrifting. Sedangkan, sisanya sebanyak 16,1% responden memilih Demi Bukan akan pernah mencoba membeli barang hasil thrifting.

Sehubungan dengan tempat Demi mendapatkan barang fesyen, mayoritas atau 46,4% responden membeli Pakaian atau produk fesyen di website dan aplikasi online shopping. Sebagai informasi, periode survei tersebut dilaksanakan pada Rontok 5-16 Agustus 2022 dan diisi oleh sebanyak 261 responden.

Admin

Recent Posts

Head-to-Head Persib vs Malut United, Laskar Kie Raha Berhasil Nirbobol di 2 Pertemuan

Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…

8 jam ago

Skor 0-0 Hasil Pertandingan PSIM vs Persis, Derbi Mataram Tanpa Pemenang Musim Ini

Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…

9 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persib vs Malut United, Maung Lagi Sempurna di 10 Laga Kandangnya

Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…

10 jam ago

Head-to-Head Bhayangkara FC vs Borneo FC, Pesut Etam Jebol Gawang The Guardians 7 Kali di 3 Laga Terakhir

Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…

11 jam ago

Head-to-Head Persik vs Dewa United, Sardula Seta Nirkalah di Lima Laga Kandang

Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…

12 jam ago

Head-to-Head Bali United vs Persebaya, Serdatu Tridatu Pegang Rekor Kemenangan Atas Bajol Ijo

Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…

13 jam ago

This website uses cookies.