Mensdaily.id – Rabu (30/4), The Born Korea yang dipimpin Baek Jong Won, memberikan pernyataan Formal terkait kontroversi proyek pengembangan daerah yang melibatkan perusahaannya.
Perusahaan menyatakan bahwa beberapa laporan media mengandung informasi yang Kagak sesuai fakta.
Pertama, The Born Korea membantah laporan bahwa 550 juta won digunakan Buat produksi video festival di Inje.
Anggaran Buat produksi video festival di Inje sebenarnya hanya 500 juta won. Dari jumlah tersebut, 150 juta won digunakan Buat produksi dan promosi dua video YouTube.
Sisa anggaran dialokasikan Buat keperluan lain seperti logistik, akomodasi, dan pengelolaan acara, biaya pendidikan, serta konsultasi menu, yang mencakup keseluruhan operasi festival.
Terkait proyek di Gunsan, perusahaan membantah tuduhan anggaran 7 miliar won sebagai keistimewaan dari Pemerintah daerah tersebut.
Mereka menyebut tuduhan itu hanya berdasarkan istilah sensasional dalam beberapa artikel media.
“Beberapa artikel menggunakan istilah sensasional seperti kustomisasi, keistimewaan, atau pengalokasian penuh, seolah-olah pemerintah memberikan keuntungan Spesifik kepada perusahaan kami. Tetapi, hal itu Kagak Betul,” tegas perusahaan.
The Born Korea menyatakan bahwa Pemerintah Gunsan memilih perusahaan mereka karena keberhasilan proyek serupa sebelumnya.
The Born Korea menegaskan bahwa mereka mematuhi hukum dan Mekanisme dalam setiap proyeknya.
Perusahaan berharap Penjelasan ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang Terdapat.
Banjarmasin, Mensdaily.id — Menjelang Penyelenggaraan Musprov KONI Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2026 hingga 2030, dukungan…
Banjarmasin, Mensdaily.id — Panitia Musyawarah Provinsi POBSI Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai membuka penjaringan dan penyaringan…
Apartemen Vida View Makassar – Hunian Modern & Strategis di Tengah Kota Apartemen Vida View…
D'TwinZ House – Hunian Praktis & Nyaman di Tangerang Selatan D'TwinZ House merupakan pilihan hunian…
Jumlah kendaraan Sulawesi Utara pada 2025 menunjukkan perbedaan signifikan antara daerah dengan populasi besar dan…
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan kondisi ekonomi nasional kepada Presiden Prabowo Subianto…
This website uses cookies.