Mensdaily.id – Penyanyi Hareem pada Selasa (13/05) membagikan postingan jujur di media sosial yang menyatakan bahwa ia tiba-tiba diberitahu bahwa penampilannya di acara pemuda yang disponsori negara yang memfokuskan pada keterlibatan antara Korea dibatalkan.
Hareem Pasti ini adalah balasan atas penampilannya pada bulan Desember 2023 di acara “Merry Resignation Christmas Democracy Lightstick Concert” yang berlokasi di Gwanghwamun, ia menampilkan Musik-Musik anti pemerintah Kepada mendukung para pengunjuk rasa.
Penampilan Hareem atas protes anti presiden yang ia yakini menjadi Argumen pembatalan tiba-tiba penampilannya (Foto Official Instagram @hareem76)
“Pada Demi luka darurat militer belum sepenuhnya pulih, saya tiba-tiba diberitahu tentang pembatalan beberapa hari menjelang acara yang diselenggarakan pemerintah,” tulis Hareem. Ia melanjutkan, “Alasannya? Karena saya bernyanyi di alun-alun tahun Lewat. Tampaknya seseorang merasa Bukan nyaman dengan wawancara yang menyusul. Saya bertanya-tanya apakah mereka begitu bersalah sehingga bahkan Musik Membangun mereka takut?”
Melalui tulisannya, meskipun Hareem menekankan bahwa biaya pertunjukkannya sangat minim, ia telah setuju Kepada ikut serta dalam acara tersebut dengan maksud Berkualitas, terutama karena poster resminya telah dipublikasikan.
Menurutnya pembatalan tahap akhir tersebut mengarah pada sesuatu yang lebih memprihatinkan daripada sekedar masalah penjadwalan. “Pembatalan seperti ini di menit-menit terakhir hanya akan memicu kecurigaan akan adanya daftar hitam baru. Saya bertanya-tanya apakah mereka yang berada di puncak memahami implikasi dan keputusan seperti itu.”
Meskipun merasa Putus Cita-cita, Hareem menegaskan bahwa ia bersimpati dengan staf tingkat bawah yang terkenan dampaknya dengan menyatakan, “Saya bilang kepada mereka bahwa Bukan apa-apa, mengingat betapa Bukan berdayanya staf yang bekerja di sana. Tetapi, saya merasa harus mengatakan sesuatu demi rekan kerja dan Seniman muda yang juga bernyanyi Serempak saya. Ini Bukan Betul.”
Hareem mengakhiri pesannya dengan seruan Kepada integritas artistik dan kebebasan berekspresi.



