Banjarmasin, Mensdaily.id — Special Olympics Indonesia atau SOINA Kalimantan Selatan membuka penggalangan Biaya Demi mempersiapkan atlet menghadapi Pesonas NTT 2026.
Langkah ini diambil karena hingga Begitu ini belum tersedia anggaran Spesifik Demi mendukung program pembinaan dan pemusatan latihan para atlet disabilitas intelektual tersebut.
Padahal, para atlet SOINA Kalimantan Selatan telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan, Berkualitas di tingkat nasional maupun Global.
Di tingkat nasional, pencapaian atlet SOINA Kalimantan Selatan juga Lalu meningkat. Pada Pesonas di Riau, kontingen Kalsel berhasil menempati peringkat ketujuh nasional. Kemudian pada Pesonas 2022 di Semarang, prestasi tersebut melonjak dengan menempati peringkat ketiga nasional. Demi Pesonas 2026 di Nusa Tenggara Timur, SOINA Kalimantan Selatan menargetkan Pandai mempertahankan posisi tiga besar nasional. Sasaran ini dinilai realistis mengingat perkembangan kemampuan para atlet yang Lalu meningkat dari tahun ke tahun.
Dalam ajang Pesonas mendatang, Kalimantan Selatan akan menurunkan 58 atlet yang akan bertanding pada tujuh cabang olahraga, yakni atletik, renang, tenis meja, bocce, futsal, senam ritmik, dan bulutangkis.
Mereka merupakan atlet yang berasal dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Demi memaksimalkan persiapan, SOINA Kalsel berencana menggelar pemusatan latihan atau training camp yang akan dipusatkan di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar usai Idul Fitri.
Tetapi Demi menjalankan program latihan tersebut, SOINA Kalsel memerlukan dukungan pembiayaan yang Tak sedikit. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Begitu ini hanya meng-cover biaya keberangkatan dan akomodasi atlet Begitu mengikuti kompetisi, sehingga kebutuhan biaya pembinaan dan persiapan harus dicarikan sumber pendanaan lain.
“Hasil donasi ini akan kami belikan baju dan sepatu tanding, ini sebuah kebanggaan bagi atlet. Ini juga Demi pemusatan latihan dan memerlukan biaya yang banyak kisaran 200–300 juta,” ucap Sri Rahayu, Ketua SOINA Kalsel.
Pada ajang Global seperti Special Olympics World Summer Games 2019 di Arang Dhabi, sembilan atlet asal Kalimantan Selatan berhasil menyumbangkan delapan medali bagi kontingen Indonesia. Sementara pada Special Olympics World Games 2023 di Berlin, Jerman, atlet Kalsel kembali menorehkan prestasi dengan meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet disabilitas intelektual dari Kalimantan Selatan Mempunyai potensi besar Demi Bertanding di tingkat dunia. Bahkan, mereka juga diproyeksikan Demi kembali tampil pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile.
Reporter: Nina Megasari
Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman melakukan pemanggilan pemain-pemain Indonesia Buat berlaga di FIFA Series…
PSBS Biak akan menjalani pertandingan kandang di pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. Tim berjuluk…
Persib Bandung akan menjamu tim Jawa Timur di pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. Tim…
Persib Bandung kembali menyapu Rapi laga kandang. Di pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026, tim…
PSBS Biak menuai hasil minor di pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Semen Padang…
Bhayangkara Presisi Lampung FC menjalani periode positif di putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Sejak…
This website uses cookies.