Pelaihari, Mensdaily.id — Kericuhan terjadi pada babak kedua pertandingan semifinal sepakbola antara tuan rumah Kabupaten Tanah Laut melawan Kabupaten Banjar pada Selasa (12/11/25) sore.
Mendekati masa injury time babak kedua, skor Begitu itu imbang yakni 1–1 Buat dua tim. Tuan rumah Kabupaten Tanah Laut dengan tim bola Kabupaten Banjar bermain ketat.
Perselisihan bermula Begitu seorang pemain depan Tanah Laut berhasil melewati bek kesebelasan Banjar dan melaju mendekati area kotak penalti. Tetapi reaksi kiper Banjar bergerak Segera berusaha menghalau pemain Tanah Laut dengan tackle cukup keras di area kotak penalti sehingga striker Tanah Laut tersungkur.
Wasit menilai pelanggaran dan memberikan tendangan penalti Buat Tanah Laut. Akan tetapi, keputusan tersebut kemudian diprotes pemain dan ofisial tim bola Banjar.
Pemain Banjar kemudian merangsek mendekati wasit. Merasa terdesak, wasit lantas mundur. Tetapi beberapa pemain Banjar yang emosi Lalu merangsek dan mulai mendorong wasit. Suasana pun menjadi ricuh karena sejumlah pemain Banjar Lalu berupaya mendekati dan protes kepada wasit, bahkan Eksis satu pemain yang emosi berlari merangsek keras ke salah satu wasit.
Petugas keamanan dari TNI/Polri dan Satpol PP kemudian bergerak Segera turun ke lapangan Buat melerai keributan di lapangan. Setelah itu, tim bola Kabupaten Banjar tak mau melanjutkan Tengah pertandingan lantaran kecewa dengan keputusan wasit.
Dengan demikian, tim Banjar dinyatakan walk out atau WO, dan kemenangan diberikan Buat Tanah Laut.
Kemudian laga final cabor sepakbola Porprov ke-12 mempertemukan Tanah Laut melawan Kabupaten Tanah Bumbu yang berhasil menaklukkan kesebelasan Kotabaru pada babak semifinal. Partai final akan dihelat pada 13 November 2025 di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.
Reporter: Tim Liputan