Business

Sektor Makanan dan Minuman Jadi Primadona Pebisnis Indonesia 2026

Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap dunia kewirausahaan Lanjut meningkat. Hal ini disebabkan seiring dengan berkembangnya Kesempatan usaha di berbagai sektor, Berkualitas yang berbasis kebutuhan sehari-hari maupun yang didorong oleh kemajuan teknologi. Media promosi yang digunakan Ketika ini pun lebih mudah karena dapat menggunakan sosial media.

Sektor Bisnis yang Paling Banyak Dimiliki Publik RI | GoodStats
Sektor Bisnis yang Paling Banyak Dimiliki Publik RI | Mensdaily

Baca Juga: 59% Publik Indonesia Berencana Memulai Bisnis

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Jakpat, sektor makanan dan minuman menjadi jenis usaha yang paling banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2026 dengan persentase mencapai 40%. Di posisi berikutnya terdapat sektor kebutuhan pokok (grosir) sebesar 22% serta fashion dan tekstil sebesar 21%, yang juga cukup banyak digeluti masyarakat.

Baca Juga:  Awal 2025, Bagaimana Catatan Ekspor dan Impor Indonesia?

Di sisi lain, sektor seperti pertanian, peternakan, dan perikanan serta telekomunikasi dan produk digital masing-masing berada di Bilangan 13%, menunjukkan bahwa kedua sektor ini juga Mempunyai Bagian kepemilikan usaha yang cukup signifikan.

Sementara itu di urutan keenam dan ketujuh terdapat sektor seni, hiburan, dan rekreasi (10%) serta pendidikan dan pelatihan (9%). Sedangkan produk kecantikan dan perawatan tubuh serta properti dan real estate (masing-masing 8%). Adapun sektor ekspor-impor menjadi yang paling sedikit dimiliki, yakni hanya 7%.

Hasil survei ini menegaskan bahwa masyarakat cenderung memilih jenis usaha yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari karena penjualan makanan dan minuman cenderung Konsisten. Unsur pendukung lainnya yakni karena modal yang dikeluarkan relatif terjangkau. Hal ini juga didasarkan pada hasil survei yang menyebutkan bahwa 56% responden terkendala memulai bisnis karena belum Mempunyai modal yang cukup. Oleh karena itu, memulai bisnis di sektor makanan dan minuman menjadi pilihan yang strategis, berbeda dengan sektor ekspor-impor yang memerlukan modal besar Buat menjalankan bisnisnya.

Baca Juga:  10 Negara Tujuan Istimewa Ekspor Satwa Liar RI 2025

Selain itu, pemahaman regulasi yang kompleks Membikin sektor usaha ini belum begitu diminati oleh masyarakat. Meski demikian, persentase calon pemilik bisnis di sektor ini lebih besar yakni mencapai 11% dibandingkan dengan calon pemilik bisnis di bidang seni, hiburan, dan rekreasi dengan persentase terendah yang hanya 9%.

Survei ini melibatkan sebanyak 1.387 responden yang tersebar di Indonesia, terdiri dari Golongan calon pemilik bisnis sebanyak 815 responden dan pemilik bisnis sebanyak 442 responden. Data dikumpulkan selama dua hari pada 5–6 Februari 2026, melalui penyebaran kuesioner berbasis aplikasi mobile Jakpat. Adapun margin of errornya di bawah 5%, sehingga hasil survei ini dinilai Mempunyai tingkat kepercayaan yang cukup Berkualitas Buat merepresentasikan kondisi Biasa populasi.

Baca Juga:  Gelar Perhimpunan Literasi, Wamendag Jerry Dorong Implementasi Bursa CPO Indonesia

Baca Juga: Modal Jadi Penghalang Terbesar Memulai Bisnis di Indonesia

Sumber:

https://insight.jakpat.net/trends-in-modern-entrepreneurship/

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.