Categories: Sports

Satya Wacana Menang Perdana atas Pacific Sejak 2021, Wasit Kembali Disorot!

Satya Wacana Salatiga memutus tren Enggak baik mereka. Setelah selalu kalah di tiga laga sebelumnya, Satya Wacana berhasil menang 88-84 di markas Pacific Caesar Surabaya, Rabu (7/5). Ini jadi kemenangan perdana Satya Wacana atas Pacific sejak 2021. Sebelumnya, 8 pertemuan terakhir selalu berujung dengan kemenangan Pacific. 

Kuarter 2 dan 3 menjadi kunci kemenangan Satya Wacana. Tim asuhan Jerry Lolowang ini berhasil mencetak 59 poin di periode ini, sedangkan Pacific tertahan hanya 44 poin. Pada kuarter empat, kejadian kontroversial kembali terjadi Buat Pacific. 

Daffa Dhoifullah yang mendapatkan bola di bawah ring hasil umpan Miguel Miranda coba melakukan tembakan. Tembakannya mengenai papan sebelum Gracin Bakumanya menepis bola keluar. Secaraa aturan, ini harusnya goaltending. Akan tetapi, wasit tak bergeming dan melanjutkan pertandingan. Tayangan ulang di siaran pun semakin menguatkan bahwa bola mengenai ring terlebih dahulu. Skor 78-73 Begitu ini terjadi, Buat Kelebihan Satya Wacana. 

Marquis Davison menjadi tokoh Primer kemenangan Satya Wacana. Tampil 31 menit, Davison dobel-dobel 31 poin, 11 rebound, 4 asis, dan 5 steal. Davison memasukkan 12 dari 17 tembakannya. Davison sudah tiga kali membukukan 31 poin di musim ini. Jumlah ini adalah yang tertinggi di musim debutnya di IBL. 

Gracin Bakumanya menyusul juga dengan dobel-dobel 21 poin, 14 rebound, dan 2 blok. Ini adalah catatan poin tertinggi Bakumanya sejak bergabung ke Satya Wacana. Meski tak menyentuh dua digit Nomor, trio lokal Satya Wacana memberikan kontribusi yang Berkualitas. Kevin Sihombing 9 poin, 7 rebound, 4 asis. Hengky Lakay 8 poin, sedangkan Rexy Fernando 6 poin plus 5 asis. 

Sebaliknya Buat Pacific, Enggak Terdapat sumbangsih berarti dari barisan lokal. Total hanya Terdapat 9 poin dari 4 pemain lokal yang bermain. Pacific Tetap bergantung penuh dengan pemain asing mereka. A.J. Bramah dobel-dobel 31 poin, 21 rebound, dan 4 asis dari 12/25 tembakan. Ini jadi jumlah rebound terbanyak Bramah di IBL. 

Frank Johnson cukup panas melalui 5/9 tripoin. Pemain keturunan Indonesia, Amerika Perkumpulan, dan Filipina ini membukukan 23 poin selama 35 menit bermain. Miguel Miranda melengkapi dengan 20 poin, 6 rebound, 5 asis, plus 4 steal. 

Satya Wacana kini menang 4 kali dari 17 laga yang sudah mereka mainkan. Bagi Pacific, ini kekalahan ke-13 dari 18 laga. Pacific akan kembali bermain esok hari, menjamu Bali United. Satya Wacana akan lanjut bertandang kali ini ke ujung barat Indonesia Buat melawan Rajawali Medan, lusa. (DRMK)

Foto: IBL

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Head-to-Head Persib vs Malut United, Laskar Kie Raha Berhasil Nirbobol di 2 Pertemuan

Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…

18 jam ago

Skor 0-0 Hasil Pertandingan PSIM vs Persis, Derbi Mataram Tanpa Pemenang Musim Ini

Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…

19 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persib vs Malut United, Maung Lagi Sempurna di 10 Laga Kandangnya

Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…

20 jam ago

Head-to-Head Bhayangkara FC vs Borneo FC, Pesut Etam Jebol Gawang The Guardians 7 Kali di 3 Laga Terakhir

Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…

21 jam ago

Head-to-Head Persik vs Dewa United, Sardula Seta Nirkalah di Lima Laga Kandang

Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…

22 jam ago

Head-to-Head Bali United vs Persebaya, Serdatu Tridatu Pegang Rekor Kemenangan Atas Bajol Ijo

Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…

23 jam ago

This website uses cookies.