Sejak pertama kali dirilis, Tejo langsung masuk ke meta permainan, menjadi Agent paling dominan di VALORANT Championship Tournament (VCT) maupun mode Competitive. Dengan skill set yang sangat lengkap—concuss/stun, drone suppress, serta roket dan ultimate yang dapat membubarkan Rival di site—banyak pemain yang merasa bahwa Tejo terlalu kuat dibandingkan Agent lainnya.
Mendengar keluhan dari komunitas dan pro player, Riot Games akhirnya akan memberikan nerf pada Tejo. Menurut Anna Donlon, Kepala Studio VALORANT, roket Tejo dianggap terlalu kuat dan sulit dilawan. Riot akan mengurangi bahan bakar roketnya, menyesuaikan dengan Agent Inisiator lainnya. Perubahan ini dijadwalkan hadir pada patch 10.09.
Selain itu, Riot juga mengonfirmasi bahwa beberapa perubahan lainnya akan dirilis sepanjang tahun, dengan update besar setelah Champions. Riot berencana membahas perubahan lebih lanjut dalam video bulan Juni.
Dengan adanya nerf ini, diharapkan gameplay VALORANT menjadi lebih seimbang, menghindari satu Agent yang terlalu mendominasi. Patch baru ini mungkin akan mengubah meta permainan, sehingga pro player dan pemain casual harus menyesuaikan strategi mereka.
Apakah Terdapat Agent lain yang menurutmu perlu mendapatkan nerf? Bagikan pendapatmu, dan tetap ikuti Esports ID Buat update terbaru tentang VALORANT dan dunia esports!
Persijap Jepara meraih poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Madura United…
PSBS Biak akan menjalani partai kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Tim berjuluk…
Semen Padang akan menjamu Persita Tangerang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2025. Pertemuan kedua…
Persija Jakarta akan menjamu Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025—2026. Pertandingan kedua…
PSBS Biak mendapatkan hasil negatif di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu PSM Makassar…
Semen Padang sukses memaksimalkan Kesempatan bermain di depan publik sendiri. Menjamu Persita Tangerang di Stadion…
This website uses cookies.