Categories: Sports

PSG 0-1 Liverpool: Mengapa Ibrahima Konate Kagak Diganjar Kartu Merah?

Pertandingan antara Liverpool melawan PSG diselimuti oleh sebuah kontroversi yang melibatkan Ibrahima Konate dan Bradley Barcola.

 

 

Seperti diketahui, Liverpool dan PSG bertatap muka di Parc des Princes pada Kamis (6/3/2025) Awal hari tadi. Kedua tim berhadapan dalam leg pertama babak 16 besar Aliansi Champions, dan Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

 

Pertandingan ini sendiri berjalan Kagak seimbang. PSG yang bertindak sebagai tuan rumah Pandai menguasai jalannya pertandingan, Tiba berhasil melepas total 27 tembakan. Liverpool sendiri, sebagai tamu di laga ini, hanya Dapat melepas dua tembakan.

 

Tetapi kemenangan berhasil diraih oleh Laskar Arne Slot karena Pandai memanfaatkan satu dari dua Kesempatan menjadi gol. Sementara PSG yang sudah membombardir lini pertahanan Liverpool tak Pandai menaklukkan Alisson Becker.

 

Hasil ini Jernih menguntungkan Liverpool. Ibaratnya, mereka sudah Menurunkan satu kakinya di babak perempat final. Karena klub berjuluk The Reds tersebut hanya tinggal mengincar hasil seri pada leg kedua nanti yang digelar di markasnya, Anfield Stadium.

 

Sayangnya, kemenangan Liverpool diselimuti oleh sebuah kontroversi. Momen ini terjadi pada babak pertama, di mana Ibrahima Konate sempat melakukan kontak fisik yang cukup keras dengan penyerang PSG, Bradley Barcola.

 

PSG melakukan serangan Tiba Barcola lepas tanpa pengawalan. Sang penyerang mencoba memasuki area penalti dan dikejar oleh Konate, yang kemudian mendobrak Barcola hingga terjatuh di tepi kotak terlarang.

 

Davide Massa selaku wasit di pertandingan tersebut mulanya Kagak mengindahkan kejadian tersebut dan Maju melanjutkan pertandingan. Meski demikian, ia tetap meminta saran dari VAR Demi mengetahui apakah itu sebuah pelanggaran atau Kagak.

 

Umumnya, dalam situasi seperti ini, Konate Dapat mendapatkan kartu merah. Tetapi VAR Kagak merekomendasikan hukuman itu kepada wasit karena Kagak menganggap kesalahan sang bek terlihat Jernih dan Konkret.

 

VAR sendiri hanya Dapat memberikan rekomendasi kartu merah, bukan kartu kuning. Sehingga Davide Massa Kagak Mempunyai pilihan selain melanjutkan pertandingan. Keputusan ini sendiri mengundang protes keras dari PSG Begitu di lorong stadion setelah babak pertama usai.

 

(Goal International)

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Statistik Pertandingan Indonesia vs St. Kitts and Nevis, Rasio Konversi Gol Pemain Indonesia Lelah 40 %

Tim nasional Indonesia menang dengan skor 4-0 atas St. Kitts and Nevis di laga perdana…

49 menit ago

Penginapan Harian Murah di Gorontalo

Kost Nyaman Gorontalo – Hunian Praktis & Nyaman di Tengah Kota Kost Nyaman yang berlokasi…

4 jam ago

Optimisme Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Mendunia – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan ekonomi nasional pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara,…

6 jam ago

Homestay Nyaman di Raja Ampat

Saubaryam Homestay – Pengalaman Menginap Tenang di Surga Alam Papua Barat Saubaryam Homestay merupakan pilihan…

6 jam ago

Homestay Terjangkau di Raja Ampat

Binn Betew Homestay – Bungalow Atas Air dengan Pemandangan Raja Ampat Binn Betew Homestay menghadirkan…

7 jam ago

Homestay Murah di Labuan Bajo

Zella Homestay Labuan Bajo – Nyaman, Strategis, & Siap Temani Petualanganmu Zella Homestay merupakan pilihan…

8 jam ago

This website uses cookies.