Categories: Business

Perkembangan Produksi Daging Kuda di Indonesia

Industri daging kuda di Indonesia memang belum sepopuler sapi atau kambing. Hal ini Kagak lepas dari Unsur budaya dan geografis yang memengaruhi pola konsumsi masyarakat di berbagai daerah. Kagak Sekalian Kawasan terbiasa mengonsumsi atau memelihara kuda. Meski demikian, keberadaan industri kuda tetap Mempunyai peran Krusial dalam perekonomian, terutama di kawasan Indonesia timur.

Sulawesi Tenggara menjadi provinsi dengan produksi daging kuda tertinggi di Indonesia | Mensdaily

Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan produksi daging kuda tertinggi, yakni mencapai 612,6 ton pada tahun 2024. Di bawahnya, Nusa Tenggara Timur mencatat produksi sebesar 270,8 ton, dan Nusa Tenggara Barat sebesar 65,3 ton. Ketiganya berada di Kawasan timur Indonesia, mencerminkan tingginya tingkat konsumsi daging kuda di kawasan tersebut.

Sebaliknya, di sejumlah provinsi seperti Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, Kagak ditemukan data produksi daging kuda.

Kalau Populasi Kuda?

Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan populasi tertinggi di Indonesia | Goodstat

Dari sisi populasi, kuda juga tersebar luas di berbagai Kawasan Indonesia. Total populasi kuda nasional mencapai 125.800 ekor pada tahun 2024.

Sulawesi Selatan kembali menempati posisi teratas dengan populasi sebanyak 67.690 ekor, diikuti oleh Nusa Tenggara Timur dengan 29.477 ekor, dan Nusa Tenggara Barat dengan 8.614 ekor. Ini menegaskan bahwa Kawasan timur Kagak hanya menjadi pusat konsumsi, tetapi juga pemeliharaan kuda dalam skala besar.

Di luar tiga besar tersebut, Jawa Barat menempati peringkat keempat populasi kuda nasional dengan 5.331 ekor, disusul oleh Jawa Timur sebanyak 2.613 ekor dan Jawa Tengah sebanyak 2.463 ekor. Kemudian, Eksis Sulawesi Utara dengan 1.601 ekor, DI Yogyakarta sebanyak 1.436 ekor, Aceh dengan 1.297 ekor, serta Maluku sebanyak 1.019 ekor. Ini menunjukkan bahwa kuda tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, Berkualitas di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Fungsi kuda di berbagai daerah sangat Variasi, mulai dari alat transportasi tradisional, kegiatan pertanian, hingga daya tarik wisata. Di Yogyakarta misalnya, kuda Lagi digunakan Demi delman wisata, sementara di Kawasan Indonesia timur kuda kerap tampil dalam upacara adat dan simbol budaya lokal. Pemerintah daerah dapat menjadikan data ini sebagai pijakan Demi mengembangkan sektor ekonomi berbasis hewan sekaligus menjaga kelestarian kuda sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Baca Juga: Jumlah Produksi dan Populasi Babi Berdasarkan Provinsi di Indonesia

Sumber:  

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDc1IzI=/populasi-kuda-menurut-provinsi.html

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDg1IzI=/produksi-daging-kuda-menurut-provinsi.html

Admin

Recent Posts

Head-to-Head Persib vs Malut United, Laskar Kie Raha Berhasil Nirbobol di 2 Pertemuan

Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…

11 jam ago

Skor 0-0 Hasil Pertandingan PSIM vs Persis, Derbi Mataram Tanpa Pemenang Musim Ini

Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…

12 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persib vs Malut United, Maung Lagi Sempurna di 10 Laga Kandangnya

Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…

13 jam ago

Head-to-Head Bhayangkara FC vs Borneo FC, Pesut Etam Jebol Gawang The Guardians 7 Kali di 3 Laga Terakhir

Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…

14 jam ago

Head-to-Head Persik vs Dewa United, Sardula Seta Nirkalah di Lima Laga Kandang

Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…

15 jam ago

Head-to-Head Bali United vs Persebaya, Serdatu Tridatu Pegang Rekor Kemenangan Atas Bajol Ijo

Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…

16 jam ago

This website uses cookies.