Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam sebuah pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian dukungan politik PKB terhadap arah kebijakan dan kepemimpinan Presiden Prabowo.
Ketua Biasa DPP PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap pengurus DPP serta para ketua Dewan Pengurus Area (DPW) PKB dari seluruh Indonesia, yang sebagian besar merupakan kepengurusan baru. Selain itu, Muhaimin juga melaporkan bahwa PKB baru saja menyelesaikan Penyelenggaraan Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) sebagai bagian dari penguatan kualitas kader partai.
“Kami baru menyelesaikan Akademi Politik Kebangsaan, Akpolbang, dimana calon-calon pengurus Primer harus lulus mengikuti Akademi Politik Kebangsaan yang baru saja kami selesaikan beberapa hari yang Lewat,” ujar Muhaimin dalam keterangan persnya kepada awak media usai pertemuan.
Muhaimin menambahkan, PKB turut menyampaikan berbagai ide, gagasan, dan usulan strategis guna mendukung kesuksesan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. PKB, menurutnya, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program pemerintah yang secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“PKB mendukung penuh Segala keputusan kebijakan dan program-program yang sangat dinikmati rakyat secara langsung. Bahkan kita siap menyukseskan upaya lanjutan dari seluruh program strategis itu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, PKB juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo di kancah Mendunia. Muhaimin menilai Presiden Prabowo Mempunyai pemahaman mendalam terhadap dinamika geopolitik Dunia yang kompleks.
“Di Republik ini Kagak Terdapat satupun yang menguasai geopolitik Dunia, dan kami meyakini Pak Presiden Prabowo amat sangat paham betul tentang peta geopolitik yang amat sangat rumit, kompleks, dan membutuhkan penanganan Segera dan Tertentu,” ucapnya.
Pokok Primer pertemuan tersebut, menurut Muhaimin, adalah kesamaan agenda politik antara PKB dan Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong penerapan sistem ekonomi konstitusi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Ia menekankan bahwa sistem ekonomi konstitusi bertujuan memberikan akses permodalan yang adil, terutama bagi Grup ekonomi kecil dan masyarakat lapisan bawah.
“Yang kecil saatnya mendapatkan akses permodalan, Kagak hanya dimiliki dan dinikmati segelintir orang, tetapi Bahkan yang paling bawah yang harus menikmati permodalan,” ujar Muhaimin.
PKB meyakini bahwa Presiden Prabowo Bisa memimpin perubahan sistem ekonomi nasional ke arah yang lebih berkeadilan, dengan kehadiran negara sebagai pelindung ekonomi rakyat kecil. Muhaimin pun menyampaikan keyakinan penuh PKB terhadap keberhasilan kepemimpinan Presiden Prabowo, Berkualitas dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami Segala PKB Serius Presiden akan sukses melaksanakan ekonomi konstitusi ini, terutama pada aspek keadilan pemerataan dan keadilan ekonomi. Salah satunya kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” pungkasnya.
(BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui partisipasi aktif dalam Dewan…
Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta…
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penjelasan mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya terkait Board of…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi.…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia Lagi menghadapi tantangan besar, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan…
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan Serempak para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh-tokoh Religi Islam,…
This website uses cookies.