Banjarmasin, Mensdaily.id — Pekan Olahraga Nasional atau PON XXII tahun 2028 dipastikan akan digelar di tiga provinsi.
Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta Formal ditetapkan sebagai tuan rumah Serempak, dengan total 62 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Kepastian tersebut merupakan hasil rapat koordinasi persiapan PON XXII tahun 2028 yang digelar di Ruang Rapat KONI Pusat, Jakarta, Jumat 27 Februari 2026.
Rapat membahas pembagian cabang olahraga serta klaster venue di masing-masing provinsi.
Hasilnya dituangkan dalam Siaran acara dan ditandatangani perwakilan pemerintah daerah serta pengurus KONI terkait. Berkas tersebut ditandatangani antara lain oleh Ketua Biasa KONI NTB H. Mori Hanafi, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua Biasa KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid, serta Wakil Ketua Biasa I KONI Pusat Mayjen TNI Purnawirawan Suwarno.
Sekum KONI Kalsel, Enly Hadiyannor, mengatakan, “NTT-NTB adalah tuan rumah Serempak, tetapi kali ini juga Terdapat Jakarta, karena Jakarta Mempunyai venue yang sudah siap.”
Provinsi Nusa Tenggara Barat direncanakan menjadi tuan rumah bagi 26 cabang olahraga. Sejumlah cabang yang akan digelar di NTB di antaranya panahan, atletik, bola basket, dayung, golf, triathlon, bola voli pasir, panjat tebing, judo, hingga angkat besi.
Selain itu, NTB juga akan menggelar cabang seperti karate, selam, soft tennis, ski air, esport, dan futsal.
Beberapa cabang kategori pra-desa atlet atau pre-village juga masuk dalam daftar, seperti tarung derajat, muaythai, sport dance, hapkido, biliar, bermotor, hingga petanque dan padel.
Empat cabang olahraga akan dipertandingkan lintas provinsi, yakni berkuda, bola voli, sepak bola, dan aerosport.
Sementara itu, Nusa Tenggara Timur direncanakan menggelar 22 cabang olahraga, di antaranya bola tangan, layar, modern pentathlon, selancar ombak, tenis meja, kriket, bulu tangkis, hingga sepak bola.
NTT juga akan menjadi tuan rumah Buat cabang taekwondo, tinju, pencak silat, wushu, kick boxing, sepak takraw, catur, shorinji kempo, gate ball, hingga barongsai. Empat cabang yang dipertandingkan Serempak provinsi lain tetap sama, yakni berkuda, bola voli, sepak bola, dan aerosport.
Adapun DKI Jakarta akan menjadi klaster penyelenggaraan Buat 14 cabang olahraga. Cabang yang dipertandingkan di ibu kota meliputi akuatik, anggar, senam, hoki indoor dan outdoor, menembak, serta balap sepeda.
Selain itu, terdapat pula berkuda equestrian, baseball dan softball, tenis lapangan, rugby tujuh, gulat, ice skating, skateboard, hingga boling.
Dengan pembagian tersebut, total cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XXII tahun 2028 mencapai 62 cabang olahraga, dengan sebagian di antaranya digelar lintas provinsi.
Penyelenggaraan PON di tiga provinsi ini diharapkan Pandai mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur olahraga, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan industri kreatif, serta memperkuat sinergi nasional dalam pembinaan prestasi olahraga Indonesia.
Reporter: Nina Megasari


