Korupsi Lagi menjadi persoalan serius yang membayangi tata kelola pemerintahan di Indonesia. Dari waktu ke waktu, berbagai kasus Lalu terungkap dengan kerugian besar, menunjukkan betapa dalam dan kompleksnya akar permasalahan ini.
Dilansir dari laman Formal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari 2004 hingga 16 Oktober 2025, terdapat 1.706 tindak pidana korupsi (TPK) berdasarkan instansi di Indonesia. Selama satu Sepuluh tahun terakhir, jumlah TPK yang ditangani lembaga anti rasuah cenderung mengalami peningkatan.
Catatan penanganan TPK mulai memperlihatkan lonjakan sejak tahun 2016. Pada tahun 2016, jumlah TPK mencapai 99 perkara, naik sebanyak 42 perkara dari tahun sebelumnya.
Kemudian pada 2017, kembali terjadi kenaikan meski Tak sebesar sebelumnya, yakni naik 22 kasus. Jumlah kasus TPK naik mencapai 199 perkara pada tahun berikutnya.
Ketika pandemi pada 2020, jumlah TPK sempat turun menjadi hanya 91 perkara, terendah sejak lima tahun terakhir. Tetapi jumlahnya kembali pulih pada tahun-tahun berikutnya.
Per Oktober ini, sudah Terdapat 40 perkara yang diurus KPK, jumlah yang jauh lebih rendah Kalau dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 154 perkara. Di balik penurunan ini, jumlah aduan dugaan korupsi oleh masyarakat kepada KPK Malah membludak. Jumlah pengaduan pada Januari-Juni 2025 mencapai 2.273 laporan, dengan 2.019 aduan telah diverifikasi dan akan segera ditindaklanjuti.
Data TPK 2025 di atas memang belum bersifat final. Jumlah TPK 2025 Dapat saja Lalu bertambah hingga akhir tahun. Terlebih Terdapat beberapa kasus korupsi yang baru terungkap pada November 2025, seperti kasus korupsi Gubernur Riau dan Bupati Ponorogo.
Kalau ditinjau dari masing-masing instansi, tindak pidana korupsi paling banyak ditemukan di kalangan pemerintah kabupaten/kota dengan total 552 kasus sepanjang 2015 hingga 2025. Puncaknya terjadi pada 2018, di mana jumlah kasus di kalangan pemerintah kabupaten/kota mencapai 114 perkara.
Di bawahnya Terdapat instansi kementerian/lembaga dengan 338 kasus, diikuti oleh BUMN/BUMD dengan total 172 kasus dan pemerintah provinsi dengan 171 kasus dalam satu Sepuluh tahun terakhir. Kasus TPK dari BUMN/BUMD terbanyak terjadi pada 2024, mencapai 38 kasus, sedangkan pemerintah provinsi mencatatkan kasus terbanyak pada 2018, mencapai 29 kasus.
Catatan KPK juga menunjukkan adanya kasus TPK yang terjadi pada DPR (51 kasus) dan komisi (11 kasus).
Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Paling Khawatir Soal Korupsi
Sumber:
https://www.kpk.go.id/id/publikasi-data/statistik/penindakan-2
Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…
Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…
Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…
Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…
Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…
Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…
This website uses cookies.