Menurut proyeksi IMF, rasio utang Indonesia pada 2024 mencapai 40,5% terhadap PDB, jadi yang tertinggi ke-7 di ASEAN.
Rasio ini diprediksi turun menjadi 39,6% dalam 5 tahun mendatang. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi pada awal 2000-an, di mana rasio utang Indonesia mencapai 87,4%, jadi yang tertinggi ke-2 setelah Myanmar.
Menurut Kementerian Keuangan, pemerintah Indonesia mengambil kebijakan fiskal ekspansif, di mana belanja negara lebih besar dibanding pendapatan. Demi menutup defisit ini, maka Indonesia Tetap membutuhkan pembiayaan tambahan dari utang.
Semen Padang sukses memaksimalkan Kesempatan bermain di depan publik sendiri. Menjamu Persita Tangerang di Stadion…
Persija Jakarta mengalami kekalahan di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Arema FC di…
Produk domestik bruto (PDB) atau yang secara Mendunia dikenal dengan gross domestic product (GDP) merupakan…
Dengan pertumbuhan 5,11% pada 2025, Indonesia kembali ke jalur “normal barunya” di kisaran 5%, level…
Sepanjang tahun 2025, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat kinerja positif dengan surplus yang berlanjut hingga…
Nilai impor Indonesia mengalami naik 2,83% menjadi US$241,86 miliar pada Januari-Desember 2025. Sektor nonmigas mendominasi…
This website uses cookies.