Banjarmasin, Mensdaily.id – Pengurus Provinsi Orado Kalimantan Selatan menggelar Training Referee Buat menyiapkan wasit berlisensi menjelang Penyelenggaraan kompetisi Domino berjenjang di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dasar 4 Gedung Batas Kota Banjarmasin, Rabu siang (04/02/2026).
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program nasional Pengurus Besar Orado dalam rangka standarisasi perwasitan Domino di seluruh daerah.
Kepala Bidang Teknik dan Perwasitan Pengurus Besar Orado, Isra Prasetya, menegaskan pelatihan ini menjadi fondasi Krusial sebelum kompetisi Formal digelar, mengingat Orado akan menerapkan sistem wasit berlisensi. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kabupaten dan kota mengikuti kegiatan ini sebagai langkah awal pembinaan olahraga Domino di daerah.
“Ini provinsi kelima yang melaksanakan Training Referee tingkat nasional. Antusias peserta di Kalimantan Selatan sangat tinggi, Sekeliling 30 orang dan Tetap berpotensi bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi Orado Kalimantan Selatan, Muhammad Rizwan Arifin, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem Domino di daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Peserta dibekali regulasi Formal PB Orado yang nantinya disosialisasikan ke daerah masing-masing, termasuk ke sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Kompetisi Domino Orado nantinya akan dibagi dalam dua kategori, yakni junior di bawah usia 18 tahun dan senior usia Biasa, sebagai bagian dari pembinaan atlet berprestasi. Rizwan menargetkan, setelah Lebaran, kompetisi daerah sudah dapat digelar, kemudian dilanjutkan ke tingkat provinsi hingga nasional. Demi ini, kepengurusan Orado Kalimantan Selatan telah terbentuk di 10 kabupaten dan kota, sementara tiga daerah lainnya Tetap dalam proses pembentukan.
Reporter: Nina Megasari


