Categories: Business

Kinerja Ekspor Teh Indonesia Melemah 1 Dasa warsa Terakhir

Teh telah lama menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia. Sebagai minuman yang tak hanya Terkenal di dalam negeri, tetapi juga diminati pasar Dunia, teh Indonesia Mempunyai nilai sejarah yang erat kaitannya dengan budaya, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat. Teh menjadi sumber penghidupan bagi jutaan petani sekaligus menyumbang peranan Krusial dalam sektor agribisnis nasional.

Meskipun begitu, ekspor teh pada 2024 tercatat melemah. Laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa nilai ekspor teh Indonesia turun menjadi US$52,8 juta dengan volume sebesar 34 ribu ton. Nilai ini melemah dari tahun sebelumnya, yang mana pada 2023, Indonesia berhasil mengekspor 35,9 ribu ton teh dengan nilai mencapai US$69 juta.

Perkembangan nilai ekspor teh Indonesia | Mensdaily

Dalam satu Dasa warsa terakhir, nilai ekspor teh Indonesia Lanjut mengalami fluktuasi. Pada 2015, nilai ekspornya mencapai US$126 juta, turun tipis dari tahun sebelumnya yang sebesar US$134,6 juta. Tren penurunan nilai ekspor teh ini sudah terlihat setidaknya sejak 2010, di mana nilai ekspor yang kala itu sebesar US$178 juta anjlok menjadi US$166 juta setahun setelahnya.

Pada 2016, nilai ekspor kembali turun menjadi US$113 juta, meski sempat naik tipis menjadi US$114,2 juta pada 2017.

Tahun 2018, nilai ekspor teh Indonesia kembali melemah menjadi US$108 juta, dan Lanjut turun menjadi US$92 juta pada 2018. Nilai ekspor teh pun Lanjut turun hingga mencapai titik terendah dalam satu Dasa warsa terakhir pada 2024.

Berbarengan dengan itu, volume ekspor teh Indonesia juga Lanjut menurun. Indonesia sempat mengekspor 102,5 ribu ton teh pada 2005, yang kemudian berangsur turun hingga ke titik terendah pada 2024 dengan hanya 34 ribu ton saja.

Sebaliknya, impor teh ke Indonesia Bahkan meningkat. Pada 2024, Indonesia mengimpor 13 ribu ton teh dengan nilai mencapai US$31,1 juta. Nilai ini naik dari tahun 2023 dengan impor sebesar 9,6 ribu ton senilai US$25,8 juta.

Luas areal perkebunan teh di Indonesia juga Lanjut berkurang, pada 2024 luasnya hanya 97,5 ribu hektare, padahal sepuluh tahun sebelumnya mencapai 114,9 ribu hektare.

Bersamaan dengan itu, produksi teh di Indonesia juga Lanjut melemah, menjadi 118,9 ribu ton daun teh kering dari 132,6 ribu ton pada 2015.

Tanpa intervensi strategis, sektor ekspor teh Indonesia Pandai Lanjut anjlok. Padahal, Indonesia Mempunyai sejarah panjang sebagai eksportir teh dunia. 

Harga teh yang rendah di pasar lokal Membangun perkebunan teh dipandang Bukan layak secara finansial, sehingga perawatan turun, yang Membangun hasil panen jadi lebih rendah. Hal ini Membangun ekspor turun dan impor Lanjut meningkat, guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Posisi Indonesia di pasar teh Dunia pun melemah.

Kepada mengatasi hal ini, Indonesia menargetkan 123 ribu hektare perkebunan teh pada 2045, mencakup rehabilitasi lahan terbengkalai dan pembukaan lahan perkebunan baru. Selain itu, pemerintah juga bakal mendorong produktivitas dengan rata-rata produksi 2.500 kg teh kering per hektare per tahun.

Ke depannya, Indonesia akan mengadopsi standar kualitas Dunia Kepada menjamin keamanan teh yang diekspor, dengan tujuan Pandai meningkatkan daya saing Dunia.

Baca Juga: Teh Hitam Jadi Minuman Teh Favorit Kaum Indonesia

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2025/08/29/8d2a6ab3510f9828daf73191/statistik-tanaman-perkebunan-tahunan-indonesia-2024–kelapa-sawit–kopi–kakao–karet–teh–dan-komoditas-perkebunan-unggulan-.html

https://m.trustnews.id/read/4738/Masa-Depan-Teh-Indonesia-Terancam

Admin

Recent Posts

Head-to-Head Semen Padang vs Persita, Kans Tuan Rumah Menang Letih 66,67%

Semen Padang akan menjamu Persita Tangerang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2025. Pertemuan kedua…

35 menit ago

Head-to-Head Persija vs Arema FC, Harimau Kemayoran Tampil Superior di Kandang

Persija Jakarta akan menjamu Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025—2026. Pertandingan kedua…

2 jam ago

Skor 2-1 Hasil Pertandingan PSBS vs PSM, Juku Eja Kembali Berjaya Setelah Paceklik di 7 Laga

PSBS Biak mendapatkan hasil negatif di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu PSM Makassar…

3 jam ago

Skor 1-0, Statistik Tuan Rumah Selalu Menang Berlanjut Pada Duel Semen Padang vs Persita

Semen Padang sukses memaksimalkan Kesempatan bermain di depan publik sendiri. Menjamu Persita Tangerang di Stadion…

4 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persija vs Arema FC, Singo Edan Dejavu Victory Tahun Lewat

Persija Jakarta mengalami kekalahan di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Arema FC di…

5 jam ago

10 Negara dengan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2026, Terdapat Indonesia?

Produk domestik bruto (PDB) atau yang secara Mendunia dikenal dengan gross domestic product (GDP) merupakan…

6 jam ago

This website uses cookies.