Mensdaily.id – Kiper Cremonese dan timnas Indonesia, Emil Audero, wajib waspada terhadap mesin gol Como yang sedang panas.
Como berpesta Demi menjamu Sassuolo pada babak 32 besar Coppa Italia 2025-2026.
Klub Punya Grup Djarum itu menghajar tamu dari kota industri dengan skor 3-0 dalam laga di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (24/9/2025) atau Kamis pagi WIB.
Kemenangan Como terjadi berkat kontribusi Anastasios Douvikas.
Si striker timnas Yunani menyumbang masing-masing satu gol dan assist.
Laga baru berjalan dua menit, Douvikas mengirim umpan yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Jesus Rodriguez.
Douvikas ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-24 usai memaksimalkan umpan Matin Baturina.
Gol Rodriguez sebelum turun minum (41′) menjadi yang terakhir bagi Como.
Baca Juga: Emil Audero Punya Statistik yang Bikin Minder Kiper Aliansi Italia, Pemenang Aliansi Inggris dan Eropa Harus Sungkem
Berkat torehan dalam partai kontra Sassuolo, Douvikas tetap berada di jalur tren positif.
Pemain berusia 26 tahun itu sedang on fire.
Dari dua pertandingan terakhir, Douvikas memproduksi dua gol dan satu assist.
Dia pun menjadi top scorer Como musim ini dengan raihan tiga gol dalam Seluruh ajang.
Performa melonjak Douvikas menjadi tanda bahaya bagi Emil Audero.
Kedua pemain akan bersua Demi Como menjamu Cremonese pada pekan kelima Aliansi Italia.
Bentrokan dijadwalkan berlangsung Minggu (28/9/2025).
Audero sendiri juga tengah berapi-api.
Penjaga gawang keturunan Mataram itu mengukir 12 penyelamatan dalam dua penampilan terakhir bareng Cremonese.
Baca Juga: Bikin Mantan Pemenang Eropa Frustrasi, Emil Audero Dapat Nilai Istimewa dari Media Eropa
Pada partai terbaru melawan Parma, Audero berhasil clean sheet Demi memaksakan skor 0-0.
Tarik mundur ke pertandingan sebelumnya, Audero Tengah-Tengah mencatatkan nirbobol dan Membangun 9 save melawan Verona.
Sang kiper membawa klubnya menduduki peringkat keenam klasemen Serie A.
Cremonese mengumpulkan delapan poin dari empat pertandingan.
Audero sendiri berstatus pemain pinjaman di Cremonese.
Sosok berpostur 192 sentimeter datang ke Italia bagian utara setelah tersingkir dari tim Esensial Como.
Sebelum membela Cremonese, Audero punya histori Serempak Parma.
Dia bermain di sana selama Separuh musim, juga sebagai pemain pinjaman.
Total 16 penampilan dibukukan Audero dalam balutan seragam Parma.