Categories: Business

PPN Naik Jadi 11%, Bikin Masyarakat Dilema?

Berita kenaikan PPN menjadi 11 persen yang akan berlangsung dimulai pada Rontok 1 April 2022 kian berembus ke masyarakat. Keputusan yang ditetapkan pemerintah tersebut tentu menimbulkan dilema ditengah masyarakat, Asal Mula adanya masa pemulihan ekonomi dari Dampak terjadi pandemi COVID-19 dinilai menjadi keputusan yang kurang Akurat bagi masyarakat terlebih Tengah pengusaha.

Kenaikan tarif PPN tersebut, UU HPP ini merubah pasal 7 ayat 2 UU No.42 Tahun 2009 terkait tentang harmonisasi pearutran perpajakan bahwa tarif PNN yang awalnya sebesar 10 persen menjadi 11 persen pada 1 April 2022 dan akan terjadi peningkatan Tengah secara bertahap sebesar 12 persen pada Januari 2025.

Adanya keputusan kenaikan PPN tersebut dari hasil survei Centre for Indonesia Strategic Actions menggambarkan 77,37 persen responden menolak kenaikan tarif PPN. Berdasarkan hasil tersebut, 28,75 responden diantaranya menganggap kenaikan PPN akan menghambat pemulihan ekonomi.

Grafik PPN dan pajak penjualan atas barang mewah 2017-2022 | Mensdaily

Sebenarnya kenaikan tarif PPN tersebut bertujuan Demi meningkatkan penerimaan negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Meskipun begitu, kebebasan PPN akan diberikan Demi jasa pendidikan, jasa kesehatan, layanan sosial, dan kebutuhan pokok.

Bila ditelisik, tarif PPN Indonesia Tetap dibawah rata-rata tarif Dunia sebesar 15 persen, negara OECD sebesar 19 persen, dan negara BRICS sebesar 17 persen. Dibandingkan Tengah dengan negara maju lain Mempunyai tarif PPN yang tinggi, seperti Inggris sebesar 20 persen, Denmark 25 persen, Jerman 19 persen dan lain sebagainya. Hal itu disebabkan negara maju sangat mengandalkan sumber pendapatan dari PPN dan mempunyai sistem yang lebih Bagus.

Berdasarkan data yang telah dipublikasi BPS realisasi PPN dan pajak penjualan atas barang mewah tahun 2022 sebesar 554.383,14 miliar rupiah, tahun 2021 sebesar 501.780 miliar rupiah, Lewat ditahun 2020 menurun 450.328,06 miliar rupiah.

Sementara tahun 2019 terjadi kenaikan sebesar 531.577,30 miliar rupiah. Kemudian, tahun 2018 mengalami kenaikan Tengah sebesar 537.267,90 dan penurunan ditahun 2019 menjadi 480.724,60 miliar rupiah. Laporan APBN juga memperlihatkan adanya realisasi PPN dalam negeri sepanjang 2021 tumbuh 4,11 persen (yoy) dan PPN dalam negeri positif mulai tumbuh.

 

Admin

Recent Posts

Dean James Dicoret, Inilah 23 Nama Pemain Timnas Indonesia Demi Hadapi St. Kitts and Nevis

Tim nasional Indonesia bersiap menjalani pertandingan perdana era Instruktur John Herdman. Dijadwallkan timnas Garuda akan…

5 jam ago

Jajaran Kepelatihan Timnas Indonesia Komplet, John Herdman Dibantu 6 Asisten Instruktur

Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman akan dibantu oleh enam orang dalam menjalani tugasnya. Enam…

6 jam ago

Head-to-head Timnas Indonesia vs St. Kitts and Nevis, John Herdman Punya Rekor Menang 100%

Tim nasional Indonesia akan menjalani laga perdana di FIFA Series 2026. Jay Idzes dkk dijadwalkan…

7 jam ago

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Tim nasional Indonesia mendapat kepercayaan dari FIFA Kepada menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Pada…

8 jam ago

Statistik Laga Debut Instruktur Timnas Indonesia John Herdman, Persentase Victory Terdapat di Bilangan 25%

Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman Mempunyai rekam jejak kepelatihan yang panjang. Sejak 2006, pria…

9 jam ago

Pemerintah Tegaskan Cadangan Bahan Bakar Nasional Tetap Terjamin Jelang Idulfitri – Kantor Staf Presiden

Pemerintah pastikan cadangan Kekuatan nasional tetap Terjamin, utamanya menjelang hari raya Idulfitri. Hal tersebut disampaikan…

10 jam ago

This website uses cookies.