Categories: Republik Indonesia

M. Qodari Pastikan Huntara Aceh Tamiang Nyaman dan Siap Dihuni Sesuai Arahan Presiden – Kantor Staf Presiden

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau langsung progres pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (15/1). Peninjauan difokuskan pada kesiapan hunian sementara (huntara) dan perkembangan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi Penduduk terdampak, guna memastikan pemulihan berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya ke Letak huntara yang dibangun oleh Danantara di Desa Simpang Opak, Kecamatan Karang Baru, Qodari memastikan pengungsi yang sebelumnya tinggal di tenda segera dapat menempati huntara yang telah disiapkan. Sebanyak 600 unit huntara telah selesai dibangun dan siap digunakan secara bertahap.

“Kami mengecek langsung huntara yang disiapkan Danantara. Info baiknya, pengungsi yang selama ini berada di tenda akan segera dipindahkan ke huntara ini,” ujar Qodari di Letak.

Qodari menjelaskan, peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya yang menekankan pentingnya kenyamanan huntara bagi penyintas bencana. Sejumlah perbaikan telah dilakukan, termasuk pemasangan plafon Buat mengurangi panas di dalam hunian serta penyediaan tempat tidur yang Begitu ini Tetap Maju dilengkapi.

“Huntara ini udah dipasang plafon, jadi Bukan panas Tengah. Kita juga sudah lihat, Terdapat yang Guna ranjang, yang belum menyusul, sedang dalam proses,” tutur Qodari.

Menurut Qodari, Letak huntara Simpang Opak sangat strategis karena berada di kawasan yang ramai dan mudah diakses. Di Sekeliling Letak terdapat jalan raya, masjid, permukiman Penduduk, warung, dapur Standar, klinik kesehatan, serta area bermain anak. Selain itu, di sisi huntara juga tengah dibangun huntap sehingga Penduduk nantinya dapat berpindah secara bertahap dari hunian sementara ke hunian tetap.

“Ini bukan Letak terpencil. Lebih layak dan manusiawi dibandingkan tinggal di tenda. Di sini fasilitas dasar tersedia, dan di sebelahnya juga sedang dibangun hunian tetap,” Jernih Qodari.

Koordinator HAKA Pembangunan Huntara Aceh Tamiang, Yusuf Sitorus, menyampaikan bahwa pemindahan Penduduk dari tenda ke huntara dilakukan secara bertahap Buat memastikan kenyamanan penempatan. Pada Kamis sore, sebanyak 154 kepala keluarga mulai menempati huntara. Penduduk yang dipindahkan berasal dari Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, yang terdampak paling parah dengan Sekeliling 300 rumah rusak atau hilang akibat banjir.

“Total 600 unit huntara sudah selesai dibangun dalam waktu Sekeliling dua pekan. Pemindahan dilakukan bertahap agar penempatan Penduduk lebih tertata dan nyaman,” ujar Yusuf.

Salah satu penyintas banjir, Yandra Saputra, mengaku lega dan senang dapat menempati huntara Serempak keluarganya setelah sebelumnya tinggal di tenda pengungsian. “Senang sekali pindah ke huntara ini. Bukan panas Tengah seperti di tenda,” katanya.

Selain meninjau huntara, Qodari juga mengecek Letak pembangunan hunian tetap (huntap) yang dibangun oleh Polri. Begitu ini, proyek Tetap berada pada tahap pematangan lahan. Pada tahap awal, sebanyak 150 unit huntap ditargetkan berdiri dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Kami berada di Letak rencana huntap yang dibangun Polri. Begitu ini proses pematangan lahan sedang berjalan. Kita doakan agar pembangunannya Fasih dan hasilnya sesuai Cita-cita,” ujar Qodari seraya menyampaikan apresiasi atas peran Polri dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Qodari juga meninjau pemulihan aktivitas masyarakat, termasuk mengunjungi sekolah Buat memastikan kegiatan belajar mengajar telah kembali berjalan normal pascabencana. Selain itu, Qodari mendatangi ATM Bank Syariah Indonesia (BSI), pasar tradisional, serta warung kopi guna memastikan roda ekonomi masyarakat mulai bergerak kembali.

Qodari turut mengunjungi Pondok Pesantren Darul Mukhlisin yang sebelumnya terdampak banjir bandang pada 26 November 2025. Begitu ini, area pesantren telah dibersihkan dari material kayu dan lumpur sisa banjir.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sosial, Qodari juga menyerahkan Sokongan berupa tas sekolah, perlengkapan belajar, serta makanan ringan Buat anak-anak. “Kehadiran negara bukan hanya soal membangun hunian, tetapi juga memastikan aktivitas pendidikan, ekonomi, dan kehidupan sosial Penduduk Bisa kembali berjalan,” pungkas Qodari.

Admin

Recent Posts

Jelang Kejurnas, Shokaido Kalsel Matangkan Latihan Intensif

Banjarbaru, Mensdaily.id — Puluhan karateka dari perguruan Shokaido Kalimantan Selatan Lalu melakukan latihan Kepada persiapan…

2 jam ago

Fafage Banua Bertekad Kunci Poin Penuh di Kandang

Banjarbaru, Mensdaily.id — Fafage Banua dijadwalkan tampil dalam ajang Pro Futsal League atau PFL 2025–2026…

3 jam ago

Detail Mewah Jam Tangan Ryan Gosling di Sinema Project Hail Mary

Mensdaily.id – Jam tangan Ryan Gosling kembali mencuri perhatian publik melalui penampilan terbarunya dalam Sinema…

16 jam ago

Data Penjualan Mobil Elektrifikasi Awal 2026: BEV, HEV, dan PHEV

Gelombang elektrifikasi di industri otomotif Indonesia mulai terasa semakin Mantap Buat diikuti. Variasi teknologi kendaraan…

1 hari ago

Presiden Prabowo Bahas Akibat Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Dunia Berbarengan DEN dan Sejumlah Menteri – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Member Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Berbarengan sejumlah menteri terkait…

2 hari ago

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Bahas Kesiapan Idulfitri 1447 H dan Apresiasi Semangat Toleransi Bangsa – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat,…

2 hari ago

This website uses cookies.