Sports

Kisah Ken Solomon, Di Balik Kostum “Rocky” Maskot Denver Nuggets

Penggemar Denver Nuggets mengenal Rocky karena aksi spektakuler dan kejenakaan yang menghibur penonton. Tapi tahukan anda bahwa Kenn Solomon harus mengalami perjalanan fisik dan emosional di balik kostum tersebut. Dia adalah pria yang berada di balik salah satu maskot olahraga profesional yang paling dicintai selama 33 tahun. 

Solomon adalah pria di balik salah satu maskot olahraga paling dicintai itu menceritakan bagaimana kariernya selama tiga Sepuluh tahun Kagak hanya menghancurkan tubuhnya tetapi juga menyelamatkan hidupnya. Masa jabatan Solomon berlangsung dari debutnya pada 15 Desember 1990 hingga pertandingan final NBA pada tahun 2023, yang dimenangkan oleh Nuggets. 

Penampilan pertama Solomon sebagai Rocky merupakan pengalaman yang sangat menegangkan. 

“Itu mengerikan,” kenangnya tentang debutnya, yang menampilkan pintu masuk yang rumit. “Rencananya adalah Demi turun dengan tali. Mereka punya cerita latar belakang yang lengkap, dan kemudian saya akan keluar dari Gugusan dan ekor petir.”

Baca Juga:  Miliki Waktu Persiapan Panjang, Coach Teco Konsentrasi Benahi Kekurangan Skuad Barito Putera

Dari pertandingan pertama yang menakutkan hingga menjadi salah satu maskot olahraga yang paling dicintai, warisan Solomon sebagai Rocky yang Asal akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Denver Nuggets.

Dikenal karena aksi-aksinya yang memukau dan aksi-aksi yang menyenangkan penonton, Solomon melampaui batas-batas kemampuan maskot. Aksinya termasuk melakukan tembakan Sebelah lapangan dari atas tangga setinggi sembilan meter, tampil di atas Podium, mengendarai sepeda roda tiga, melewati balok keseimbangan, dan bahkan melompat dari ring basket. Aksi-aksi yang terkadang Membangun wasit khawatir.

Beban fisik yang harus ditanggungnya sebagai “super maskot” cukup besar. Solomon tetap tampil meski sakit dan cedera sepanjang kariernya. Dalam satu insiden yang berkesan, pendaratan yang malang mengakibatkan cedera serius. 

Baca Juga:  Timnas Futsal Putri Indonesia Berangkat ke Piala Asia Futsal Putri 2025, FFI Targetkan Pemenang dan Lolos Piala Dunia

“Orang yang menangani risiko dan keselamatan kami datang dan Berbicara, ‘Ya, Anda Dapat turun sekarang karena itu Kagak akan terjadi,'” kata Solomon tentang salah satu upaya aksi berbahaya. “Saya melakukan ini dengan sakit. Saya melakukan ini dengan tulang yang patah. Saya pernah mengalami patah tulang punggung.”

Selain tantangan fisik, Solomon berbagi aspek yang sangat pribadi dari perjalanannya, bagaimana Watak Rocky membantunya mengatasi perjuangan kesehatan mental yang serius. 

“Rocky juga menyelamatkan hidupku,” kata Solomon. “Pernah mengalami depresi. Beberapa masa yang serius… beberapa titik terendah yang serius di mana Apabila Saya Kagak harus Terbangun, keluar sana, menjadi Rocky, Menyantap senyum di Persona orang-orang, Membangun endorfinku mengalir… Tanpa dia Saya mungkin Kagak Eksis di sini, kita akan katakan begitu saja.”

Baca Juga:  Formal! Instruktur Indonesia Rudy Eka Gabung Tim Instruktur Klub Cristiano Ronaldo Al-Nassr

Solomon menyampaikan rasa terima kasihnya yang sebesar-besarnya kepada organisasi Nuggets atas dukungan mereka yang tak henti-hentinya sepanjang kariernya.

Ketika ditanya pesan apa yang akan ia sampaikan kepada penggemar yang menontonnya tampil selama bertahun-tahun, Solomon menyampaikan apresiasinya yang Lurus.

“Saya Mau Berbicara, astaga, terima kasih banyak telah mengizinkan saya melakukan apa yang saya lakukan,” katanya. “Itu sangat menyenangkan. Saya menghargai Seluruh orang.” (tor)

Foto: Instagram Kenn Solomon

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.