Di depan awak media, Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump mengumumkan kesepakatan baru antara Indonesia dan Amerika Perkumpulan terkait tarif ekspor kedua negara pada Rabu (16/7/2025). Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah signifikan, mengingat Amerika Perkumpulan merupakan salah satu Kenalan dagang Primer bagi Indonesia dalam sektor ekspor.
Dikutip dari International Trade Center, Amerika Perkumpulan menempati posisi kedua sebagai Kenalan ekspor Indonesia dengan persentase sebesar 9,96%, berada di bawah China yang Mempunyai pangsa pasar sebesar 23,6%. Total nilai ekspor Indonesia ke Amerika Perkumpulan mencapai US$265 juta, atau setara dengan 1,11% dari total ekspor Dunia pada tahun 2024.
Di posisi ketiga terdapat Jepang dengan persentase sebesar 7,82%, disusul oleh India dan Singapura dengan masing masing pesentase sebesar 7,68% dan 4,61%.
Dari segi ekspor nonmigas, kontribusi Amerika Perkumpulan juga cukup signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pangsa ekspor nonmigas Indonesia ke AS sepanjang Januari hingga Desember 2024 mencapai 10,57%, dengan pertumbuhan tahunan (year-on-year) sebesar 19,16%.
Lebih rinci, terdapat sejumlah komoditas Primer yang diekspor Indonesia ke Amerika Perkumpulan pada tahun 2024. Komoditas terbesar adalah mesin dan peralatan listrik atau barang elektronik, dengan nilai ekspor sebesar US$4,83 juta. Di posisi berikutnya adalah alas kaki dan komponennya dengan nilai ekspor mencapai US$2,63 juta.
Kemudian, Pakaian dan aksesori (rajut) mencatatkan nilai ekspor sebesar US$2,29 juta, lemak atau minyak hewani dan nabati sebesar US$2,19 juta serta Pakaian dan aksesori (bukan rajut), sebesar US$2,13 juta.
Melalui akun X resminya, Trump menyampaikan bahwa kesepakatan ini mencakup penetapan tarif ekspor bagi masing-masing negara. Setelah kesepakatan berlaku, tarif Indonesia Demi barang-barang yang diekspor ke Amerika Perkumpulan akan turun dari 32% menjadi 19%. Sementara itu, barang-barang dari Amerika Perkumpulan ke Indonesia akan dibebaskan dari tarif (0%).
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Indonesia juga menyatakan kesediaan Demi membeli sejumlah barang strategis dari Amerika Perkumpulan.
“Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia telah berkomitmen Demi melakukan pembayaran Kekuatan Amerika Perkumpulan sebesar US$15 miliar, US$4,5 miliar Demi produk agrikultur, dan 50 unit pesawat Boeing, kebanyakan adalah jenis 777,” tulis Donald Trump dalam unggahannya di X, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga: Tarif Impor Turun Jadi 19%, Indonesia Bayar Apa ke AS?
Sumber:
https://www.intracen.org/our-work/regions-and-countries/asia-and-the-pacific/indonesia
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/01/15/2400/ekspor-desember-2024-mencapai-us-23-46-miliar–turun-2-24-persen-dibanding-november-2024–impor-desember-2024-senilai-us-21-22-miliar–naik-8-10-persen-dibanding-november-2024-.html
Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Member Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Berbarengan sejumlah menteri terkait…
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat,…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) guna…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Buat mempercepat transformasi sektor Kekuatan nasional di tengah dinamika…
Mensdaily.id – Koleksi parfum ZEGNA MEMORIE baru saja diluncurkan sebagai sebuah karya olfaktori yang mendalam.…
This website uses cookies.