Ngopi itu udah jadi ritual wajib buat bapak. Entah biar mata melek pas abis begadang nemenin anak demam, atau biar kuat hadapin laporan kantor yang numpuk kayak cucian piring habis hajatan. Tapi pernah kagak pak, Bapak kepikiran kalo kopi hitam yang kita seruput tiap hari sebelum mulai hari, rasanya sama kagak kayak kopi di Itali atau negara-negara lain di sana? Atau jangan-jangan beda tipis sama kopi di Amerika?
Beda negara, beda Dosis pak. Kalau di Italia, Australia, atau Amerika, mereka ngukur kopi dengan istilah “shot” espresso. Satu shot espresso luar negeri itu Sekeliling 30 ml. Kafeinnya, rata-rata 60-80 mg per shot. Nah di Indonesia, walaupun Eksis juga espresso di coffee shop, mayoritas kita ngandelin kopi tubruk yang takerannya Sekeliling 150-200 ml. Kafeinnya sendiri Dapat 100-150 mg, tergantung seberapa “galak” seduhannya. Jadi kalau Bapak minum satu gelas tubruk kental, itu kurang lebih setara 2 shot espresso luar negeri. Makanya habis tubruk, jangankan melek, kadang jantung deg-degan kayak abis kejar-kejaran sama debt collector.
Hal Yang Dapat Bapak Perhatikan Ketika Beralih dari Kopi Sachet ke Kopi “Beneran”
Lokal pride vs Mendunia taste. Indonesia sendiri punya banyak varian jenis kopi, kayak Arabika Gayo, Toraja, Kintamani, Tiba robusta Lampung. Rasanya? Banyak yang bold, earthy, kadang Eksis sentuhan rempah. Sedangkan kopi-kopi yang Eksis di negara lain, lebih dominan Arabika, tapi mereka lebih Konsentrasi ke blend supaya rasanya konsisten. Kalau ke coffee shop luar, yang dikejar body dan acidity balance. Di sini, kita lebih terbiasa kopi yang “nendang” dan aromanya ngangenin. Luar negeri juga biasanya lebih halus, cocok buat diseruput santai Sembari baca Kitab.
Di warung kopi Nusantara, harga kopi kisaran Rp3.000 – Rp10.000, udah Dapat duduk Sembari ngobrol ngalor-ngidul. Di coffee shop luar negeri, harganya Dapat 2-4 dollar atau Sekeliling Rp30.000 Tiba Rp60.000 buat 1 espresso. Kurang lebih mirip sama harga kopi dalem negeri yang lebih premium di coffee shop dengan vibes yang lebih Instagramable.
Kita biasanya minum kopi dengan diseduh, aduk, sehabis itu diminum. Nah, kalau di luar negeri, mesin espresso, alat press, filter, susu steam prosesnya kadang mirip bikin eksperimen lab.
Daerah-Daerah di Indonesia yang Punya Kualitas Biji Kopi Paling Mantep
Mau kopi tubruk warung, mau espresso mesin, Segala kembali ke selera lidah bapak-bapak. Jadi, mau ngopi ala luar negeri atau lokal, yang Krusial hati tetap adem, dompet tetap Konsisten, dan mata tetap melek pas anak ngajak main jam 6 pagi. Perlu bangga juga pak, kalau kopi-kopi Nusantara punya cita rasa yang khas dan gak Eksis di negara-negara lain.
Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Member Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Berbarengan sejumlah menteri terkait…
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat,…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) guna…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Buat mempercepat transformasi sektor Kekuatan nasional di tengah dinamika…
Mensdaily.id – Koleksi parfum ZEGNA MEMORIE baru saja diluncurkan sebagai sebuah karya olfaktori yang mendalam.…
This website uses cookies.