Business

Indonesia Surplus Daging Ayam Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, produksi daging ayam ras Indonesia cenderung Kukuh dan selalu berhasil memenuhi kebutuhan di setiap bulan. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa setiap bulan selalu terjadi surplus produksi.

Perbandingan produksi dan kebutuhan daging ayam ras Indonesia | GoodStats
Komparasi produksi dan kebutuhan daging ayam ras Indonesia | Mensdaily

Secara keseluruhan, surplus daging ayam ras tercatat mencapai 358,57 ribu ton. Surplus tertinggi terjadi pada bulan Oktober, dengan produksi sebesar 380,3 ribu ton dan kebutuhan sebesar 329,6 ribu ton, menghasilkan surplus sebesar 50,69 ribu ton. Bulan April juga mencatatkan surplus yang tinggi, yakni sebesar 43,21 ribu ton yang lahir dari produksi 362,2 ribu ton dan kebutuhan Sekeliling 319 ribu ton.

Sebaliknya, surplus terendah terjadi pada bulan Mei, dengan produksi sebesar 342,6 ribu ton dan kebutuhan sebesar 329,6 ribu ton, menghasilkan surplus sebesar 13,04 ribu ton.

Baca Juga:  Peringkat Ekonomi Negara Member G20

Baca Juga: Rata-Rata Harga Eceran Bahan Pokok Juli 2025

Jumlah surplus ini Lalu mengalami peningkatan setidaknya sejak 2020. Pada tahun tersebut, surplus daging ayam ras mencapai 41,6 ribu ton, yang kemudian naik menjadi 227,1 ribu ton pada tahun berikutnya.

Pada 2022, surplus melonjak mencapai 689,3 ribu ton, Tetapi turun menjadi 497,4 ribu ton pada tahun berikutnya. Memasuki 2024, surplus daging ayam ras Indonesia turun menjadi 116,1 ribu ton.

Ditinjau menurut provinsinya, produksi daging ayam ras terbesar berasal dari Jawa Barat yang mencapai 955,87 ribu ton, diikuti Jawa Tengah (846,57 ribu ton) dan Jawa Timur (568,65 ribu ton). Produksi terendah tercatat di Papua Pegunungan (27 ton) dan Maluku Utara (150 ton), sedangkan DKI Jakarta sama sekali Kagak memproduksi daging ayam ras.

Baca Juga:  Bukan Jakarta, Harga Pembangunan Tertinggi Rupanya Terdapat di Daerah Ini

Telur Juga Surplus

Kagak hanya daging ayam ras, BPS juga mencatat adanya surplus Demi telur ayam ras petelur pada 2025, dengan surplus kumulatif mencapai 171,4 ribu ton.

Meski secara keseluruhan surplus, produksi pada Januari, Februari dan Maret belum cukup Demi memenuhi kebutuhan karena adanya defisit.

Surplus telur ayam ras petelur terbesar terjadi pada bulan September 2025 yang mencapai 38,04 ribu ton, dengan produksi mencapai 551,4 ribu ton dan kebutuhan sebesar 513,3 ribu ton. Surplus pada bulan Agustus juga cukup tinggi, mencapai 33,54 ribu ton. Sebaliknya, surplus terendah terjadi pada bulan Desember dengan 8,2 ribu ton.

Baca Juga: Konsumsi Daging Ayam Indonesia Naik di 2023

Sumber:

Baca Juga:  Sektor Primer Incaran Investor Asing di Indonesia

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/01/09/50771bc6f5761886458558ba/peternakan-dalam-Bilangan-2025.html

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.