Peresmian kilang RDMP Balikpapan berkapasitas 360 ribu barel per hari menandai lompatan strategis Indonesia dalam ketahanan Daya, sekaligus memangkas ketergantungan impor BBM bernilai miliaran dolar setiap tahun.
Menariknya, proyek ini mengakhiri Waktu Waktu kosong lebih dari 30 tahun pembangunan kilang nasional sejak Kilang Balongan (1994), menjadikan era Prabowo Subianto sebagai titik balik kebangkitan industri pengolahan minyak modern di Indonesia.


