Sports

FAM Berkilah Sebut Putusan FIFA Tak Eksis Bukti, Malaysia Salah Unggah Berkas dari Agen Bukan dari Dukcapil Negara

Logo Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Logo Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

FAM.ORG.MY

Logo Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Mensdaily.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali merespons putusan Formal FIFA mengenai Berkas Palsu, mereka berkilah menentang induk organisasi Formal sepak bola seluruh dunia tersebut.

FAM kembali merespons rilis lengkap FIFA mengenai hasil Pengusutan mereka terkait 7 pemain naturalisasi yang memalsukan Berkas.

Setelah mengakui akan segera menerbitkan surat banding Formal, FAM kini menyatakan FIFA keliru dalam mendeskripsikan kasus 7 pemain naturalisasi mereka.

Dalam rilis lengkap FIFA, Sekretariat Komite Disiplin FIFA berhasil mendapatkan salinan dari sertifikat lahir dari kakek-nenek 7 pemain naturalisasi tersebut.

Terdapat perbedaan signifikan mengenai tempat lahir sang kakek-nenek antara Berkas yang diberikan FAM dan Berkas Asli yang ditemukan FIFA.

Baca Juga:  Patrick Kluivert Terkejut soal Penunjukkan Wasit asal Kuwait di Laga Timnas Indonesia Vs Arab Saudi

Baca Juga: Pasti Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Patrick Kluivert: Kami Tim Kuat!

Rilis lengkap putusan FIFA mengenai 7 pemain naturalisasi Malaysia yang terlibat pemalsuan dokumen, terunggah pada Senin (6/10/2025).

DIGITALHUB.FIFA.COM

Rilis lengkap putusan FIFA mengenai 7 pemain naturalisasi Malaysia yang terlibat pemalsuan Berkas, terunggah pada Senin (6/10/2025).

Kakek/nenek 7 pemain tersebut diklaim lahir di Malaysia seluruhnya, padahal kenyataannya Tak.

Sementara FAM menegaskan bahwa pernyataan FIFA Tak Presisi karena Tak Eksis bukti.

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menegaskan bahwa deskripsi yang diberikan dalam keputusan FIFA Tak Presisi,” bunyi pernyataan FAM.

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.