Faktor Gaya Hidup Berdampak pada Insiden IgAN dan Nefropati Membran

Sebuah penelitian terkini telah menunjukkan hubungan kausal antara faktor lingkungan dan nefropati imunoglobulin A (IgAN) dan nefropati membranosa (MN).

IgAN merupakan glomerulonefritis yang paling umum di dunia, yang membawa risiko gagal ginjal seumur hidup yang cukup besar. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan pola perkembangan “empat pukulan” untuk IgAN, meskipun penelitian yang lebih baru telah mencatat kegagalannya dalam mengatasi distribusi geografis penyakit, keragaman ras, dan heterogenitas klinis.

MN adalah penyakit autoimun yang dipicu oleh autoantibodi yang menyerang antigen podosit, yang menyebabkan produksi kompleks imun in situ. Namun, sedikit yang diketahui tentang patogenesis atau etiologinya. 40-60% pasien dengan sindrom nefrotik berkembang menjadi penyakit ginjal stadium akhir atau meninggal karena kejadian kardiovaskular atau trombotik.

“Analisis [pengacakan Mendelian (MR)] sebelumnya telah mengungkapkan bahwa faktor lingkungan eksternal dapat memengaruhi perkembangan penyakit dengan mengubah faktor lingkungan internal seseorang (misalnya, perilaku pribadi dan metabolisme),” tulis Chunmin Li, departemen nefrologi, Rumah Sakit Tongren Universitas Wuhan, dan rekan-rekannya. “Kami melakukan analisis MR dua langkah untuk membedah peran mediasi perilaku individu, metabolisme dalam hubungan lingkungan eksternal dengan penyakit, yang menawarkan wawasan baru tentang pencegahannya.”

Para peneliti mengumpulkan data dari studi asosiasi genom secara luas (GWAS) untuk menyelidiki hubungan antara 68 paparan lingkungan kolektif dan IgAN serta MN. Faktor risiko kemudian dibagi menjadi 5 kategori utama: faktor sosial ekonomi, polusi udara, faktor metabolik, pengukuran fisik, dan faktor perilaku. Studi GWAS dengan ukuran sampel yang lebih besar dan keterkinian yang lebih tinggi dipilih sebagai sumber variabel instrumental (IV) untuk paparan.

Kumpulan data IgAN diperoleh dari meta-analisis 477.784 sampel Eropa (15.587 kasus dan 462.197 kontrol) dan 24.182.646 polimorfisme nukleotida tunggal (SNP) yang dilakukan oleh UK Biobank dan Finnish Genetics. MN primer diperoleh dari 5 kohort Eropa yang berjumlah 7979 individu (2150 kasus MN primer dan 5829 kontrol) dan 5.327.688 SNP yang dilakukan oleh Lab Kiryluk.

Hubungan kausal diperkirakan menggunakan 3 metode berbeda: median tertimbang (WM), MR-egger, dan varians tertimbang terbalik (IVW). Estimasi keseluruhan menggunakan IVW digunakan sebagai efek utama, dengan WM dan MR-egger sebagai pelengkap. Semua IV dalam penelitian ini memiliki nilai F >10, berkisar antara 27-808, dan jumlah SNP berkisar antara 2-300.

Sebanyak 20 pasangan hubungan kausal dan 8 hubungan baru diidentifikasi. IgAN menunjukkan hubungan baru dengan asupan keju, konsumsi buah segar, saturasi transferin, kinerja kognitif, insomnia, dan kecerdasan. Hubungan kausal juga muncul antara MN dan asupan daging sapi, serta aktivitas fisik sedang hingga berat.

Li dan rekan-rekannya juga melakukan analisis MR kausalitas terbalik, yang menunjukkan hubungan kausal negatif antara IgAN dan bebas gluten (rasio peluang [OR], .97; 95% CI, .947-.983; P <.001), asupan keju (OR, .970; 95% CI, .947-.993; P = .011), kinerja kognitif (OR, .928; 95% CI, .879-.98; P = .008), kecerdasan (OR, .949; 95% CI, .927-.972; P <.001), dan lingkar pinggul (OR, .937; 95% CI, .893-.984; P = .009). Namun, penelitian ini memperkirakan adanya hubungan kausal positif antara IgAN dan trigliserida (OR, 1,091; 95% CI, 1,026-1,16; P = 0,005).

Tim mencatat bahwa hasil dari penelitian ini dapat memberikan metode bagi dokter untuk mencegah atau menangkal perkembangan dan prognosis IgAN dan MN. Namun, mereka juga meminta agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan kausal antara faktor eksternal ini dan nefropati serta proses untuk menghindarinya.

Penelitian ini memberikan dasar potensial untuk pembentukan bukti etiologi dan penilaian risiko yang tepat untuk IgAN dan MN,” tulis Li dan rekan-rekannya.

James Hartanto

Share
Published by
James Hartanto

Recent Posts

Data Penjualan Mobil Elektrifikasi Awal 2026: BEV, HEV, dan PHEV

Gelombang elektrifikasi di industri otomotif Indonesia mulai terasa semakin Mantap Buat diikuti. Variasi teknologi kendaraan…

31 menit ago

Presiden Prabowo Bahas Akibat Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Dunia Berbarengan DEN dan Sejumlah Menteri – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Member Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Berbarengan sejumlah menteri terkait…

21 jam ago

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Bahas Kesiapan Idulfitri 1447 H dan Apresiasi Semangat Toleransi Bangsa – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat,…

23 jam ago

Presiden Prabowo Dorong Lompatan Kinerja Danantara, Targetkan Pengelolaan Aset Negara yang Lebih Produktif – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) guna…

1 hari ago

Danantara Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional di Tengah Krisis Dunia – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah…

1 hari ago

Presiden Prabowo Pacu Transisi Kekuatan, Targetkan 100 Gigawatt Tenaga Surya dan Optimalkan Geotermal – Kantor Staf Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Buat mempercepat transformasi sektor Kekuatan nasional di tengah dinamika…

1 hari ago

This website uses cookies.