Categories: Lifestyle

Estetika Alam dalam Parfum Dia x Meg Webster yang Puitis

Mensdaily.id – Parfum Dia x Meg Webster hadir sebagai bukti bahwa seni Bukan selamanya hanya Kepada dipandang, melainkan sebuah pengalaman multi-sensori yang melibatkan indra penciuman.

Selama ini kita sering terjebak dalam istilah “seni visual”, padahal karya seni yang sesungguhnya Pandai menyentuh sisi emosional melalui Bunyi, sentuhan, hingga aroma.

Mengikuti jejak seniman seperti Anicka Yi dan Mike Kelley yang mengeksplorasi bau sebagai indra paling resonan secara emosional, COMME des GARÇONS menggandeng Dia Art Foundation Kepada menangkap esensi karya seniman Amerika, Meg Webster.

Kolaborasi ini melahirkan wewangian berukuran 50ml yang berusaha membotolkan semangat earthworks imersif khas Webster ke dalam bentuk Likuid.

Bagi Webster, medium penciuman memberikan alat baru Kepada mengeksplorasi pengalaman atmosferik yang intim dengan dunia alam.

Manifestasi Organik dalam Aroma Parfum Dia x Meg Webster

Keunikan Esensial dari Parfum Dia x Meg Webster terletak pada kemampuannya menyuling sensasi fisik alam ke dalam komposisi aroma yang kompleks.

Wewangian ini menangkap memori tentang tanah di bawah kaki serta kebebasan elang yang membumbung tinggi, menciptakan sebuah orkestra organik yang sangat membumi.

Profil aroma yang dihadirkan meliputi:

  • Catatan Esensial (Notes): Paduan bay oil, geranium, carrot seed oil, jamur, dan lumut pohon.

  • Dasar Aroma: Mineral wood dan creamy sandalwood yang memberikan kehangatan serta Dampak grounding yang Konsisten.

Bukan hanya dari segi aroma, aspek visual kemasan parfum ini pun merupakan sebuah karya seni.

Botolnya tersimpan dalam kotak berbentuk tetrahedral—sebuah bentuk sentral dalam kosakata skulptural Webster—yang dilapisi permukaan cermin.

Desain ini merefleksikan pertemuan fana Orang dengan alam serta proses dematerialisasi yang bertahap.

Selain itu, terdapat piktogram pada kemasan yang merujuk pada motif diagram dari karya-karya awal sang seniman.

Tradisi Penemuan COMME des GARÇONS dan Dia Art Foundation

Sejak meluncurkan produk pertamanya pada tahun 1994, COMME des GARÇONS telah membangun reputasi atas keberaniannya menciptakan aroma yang Bukan terduga, seperti bau cat kuku, aspal, hingga “anti-parfum abstrak” Odeur 53.

Langkah menggandeng tokoh besar dunia seni seperti Meg Webster merupakan kelanjutan dari tradisi kolaborasi mereka dengan nama-nama ikonik seperti KAWS, Max Richter, dan Tracey Emin.

Demi ini, Parfum Dia x Meg Webster telah tersedia di toko-toko terpilih serta jaringan Dover Street Market di New York, London, Paris, hingga Tokyo.

Kepada merayakan peluncuran ini, COMME des GARÇONS juga menginstal karya Webster yang bertajuk “Copper Containing Salt II” (2017) di gerai West 22nd Street, New York, AS.

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Infografis: Ancaman Kanker di Balik Mempunyai Tato

Mensdaily.id – Seni merajah tubuh atau Mempunyai tato kini semakin lazim dijumpai di masyarakat. Data…

3 jam ago

Penerbitan NIB Kota Bitung 2025 Turun ke 1.092, Agustus Jadi Bulan Paling Aktif Daftarkan Usaha – Mensdaily.id

Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Bitung mengalami penurunan tajam sepanjang 2025. Dari total…

15 jam ago

Dean James Dicoret, Inilah 23 Nama Pemain Timnas Indonesia Demi Hadapi St. Kitts and Nevis

Tim nasional Indonesia bersiap menjalani pertandingan perdana era Instruktur John Herdman. Dijadwallkan timnas Garuda akan…

22 jam ago

Jajaran Kepelatihan Timnas Indonesia Komplet, John Herdman Dibantu 6 Asisten Instruktur

Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman akan dibantu oleh enam orang dalam menjalani tugasnya. Enam…

23 jam ago

Head-to-head Timnas Indonesia vs St. Kitts and Nevis, John Herdman Punya Rekor Menang 100%

Tim nasional Indonesia akan menjalani laga perdana di FIFA Series 2026. Jay Idzes dkk dijadwalkan…

24 jam ago

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Tim nasional Indonesia mendapat kepercayaan dari FIFA Kepada menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Pada…

1 hari ago

This website uses cookies.