Sports

Direktur Juventus Kepada Thiago Motta: Saya Malu Sudah Memilih Anda

Cristiano Giuntoli selaku direktur Juventus dikabarkan menyesal karena telah menunjuk Thiago Motta sebagai Instruktur.

 

 

Selaku direktur olahraga klub, keputusan menunjuk Motta sebagai suksesor Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan tentu berada di tangan Giuntoli. Penunjukan itu sendiri didasari oleh pencapaian pria berdarah italia tersebut Berbarengan Bologna musim Lampau.

 

Juventus telah mencoba mendukung Motta dengan giat melakukan aktivitas transfer di bursa transfer musim panas tahun Lampau. Tamat-Tamat berani membeli mahal Teun Koopmeiners dan menjual nama Krusial seperti Federico Chiesa.

 

Tetapi pencapaian Motta Bukan sebanding dengan kegiatan yang sudah dilakukan oleh manajemen klub. Di mana Juventus tersingkir dari ajang Perserikatan Champions dan Coppa Italia, serta tak Bisa berbicara banyak dalam perburuan gelar Serie A musim ini.

Baca Juga:  Marcus Rashford Takkan Pindah ke Barcelona Karena Dalih yang Sudah Jernih

 

Kesabaran manajemen sudah habis begitu Juventus menelan dua kekalahan beruntun dari Atalanta dan Fiorentina. Di mana mereka kebobolan sebanyak tujuh kali dan Bukan Bisa menyarangkan satu pun gol ke gawang Rival.

 

Manajemen klub pun langsung bergerak Segera. Momen pekan Dunia dimanfaatkan Buat mencari sosok pengganti. Dan pilihannya pun Terperosok kepada Igor Tudor, yang pada musim ini menjabat sebagai nahkoda Lazio.

 

Keputusan pemecatan ini mungkin cukup mengejutkan buat beberapa pihak. Asal Mula setelah dibuat babak belur Fiorentina, Giuntoli secara terang-terangan menunjukkan dukungannya kepada Thiago Motta.

 

Tetapi menurut laporan Gazzetta dello Sport, di balik layar Giuntoli sudah mengekspresikan kekecewaannya terhadap pria berumur 42 tahun tersebut. Di mana dalam sebuah rapati diketahui kalau Giuntoli Berbicara kepada Motta: “Saya malu telah memilih anda.”

Baca Juga:  Pemprov Kalsel Siapkan Reward Atlet Berprestasi, Gagas Pembinaan Olahraga Berjenjang dan Terarah

 

Pernyataan tersebut diklaim bertujuan Buat mendesak Motta mundur dari jabatannya. Dengan begitu, Juventus Bisa menghemat pengeluaran pesangon yang harus dibayarkan mengingat adanya ikatan kontrak Tamat 2027.

 

Setelah memecat Motta, Juventus kemudian menunjuk Igor Tudor sebagai Instruktur interim. Di mana pria berkebangsaan Kroasia itu dilaporkan akan memimpin Dusan Vlahovic dkk Tamat akhir musim 2024/25 ini.

 

(Gazzetta dello Sport)

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.