Republik Indonesia

Di WEF 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Kesejahteraan Rakyat, Reformasi, dan Perdamaian sebagai Pilar Masa Depan Indonesia – Kantor Staf Presiden

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia Buat membangun kesejahteraan rakyat yang berkeadilan melalui pemerintahan yang Bersih, ekonomi terbuka, dan peran aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kunci pada World Economic Perhimpunan (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kepemimpinan Mempunyai tujuan yang sederhana Tetapi mendasar. Presiden menegaskan bahwa misi pemerintahannya adalah menghadirkan perubahan Konkret bagi Grup paling rentan melalui komitmen dalam memerangi korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

“Kalau kaum miskin, kaum lemah dapat tersenyum dan tertawa, itu berarti mereka Mempunyai Asa. Itu berarti mereka Menyaksikan masa depan. Itu berarti penghidupan mereka sedang ditingkatkan. Jadi itulah misi saya sekarang,” tuturnya.

Di bidang ketahanan pangan, Presiden Prabowo menyampaikan capaian strategis nasional, yakni Sasaran swasembada beras yang semula ditetapkan empat tahun berhasil dicapai hanya dalam satu tahun. Presiden optimistis swasembada pangan lain dapat dicapai dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga:  Tiba di London, Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Inggris – Kantor Staf Presiden

“Saya memberikan Sasaran Buat swasembada (beras) dalam empat tahun, saya memberikan Sasaran kepada tim saya. Mereka berhasil mencapainya dalam satu tahun. Saya Percaya dalam empat tahun ke depan, kita akan swasembada dalam produk pangan lainnya, jagung, gula, protein,” ucap Presiden Prabowo.

Di hadapan para pemimpin dunia, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia Kagak takut terhadap integrasi ekonomi Dunia. Presiden Prabowo menjelaskan bahwa berbagai perjanjian perdagangan dan kemitraan ekonomi Lalu diperluas dengan Kawan Dunia.

“Kita adalah negara perdagangan selama ratusan tahun. Kita sekarang menyimpulkan perjanjian perdagangan, bukan karena itu sedang tren, tetapi kita menganggapnya perlu. Kita percaya pada konsep saling menguntungkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Pimpin Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara dan Luncurkan Program Gizi Nasional Polri – Kantor Staf Presiden

Menurut Presiden Prabowo, perdagangan yang adil bukan ancaman bagi kedaulatan negara. Presiden menuturkan bahwa Indonesia Mempunyai visi menjadi negara modern yang terintegrasi dengan ekonomi Dunia dan bebas dari kemiskinan.

“Ini membutuhkan tekad, tata kelola yang Berkualitas, pemerintahan yang Bersih, bebas dari korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Dan pada akhirnya, kita harus Mempunyai administrasi publik yang efisien,” lanjut Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Presiden menyebut bahwa reformasi regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta investasi pada kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas.

“Pemerintah kita harus melayani kepentingan Biasa dan Kagak boleh bersekongkol dengan para pelaku ekonomi yang serakah dan rakus,” tegasnya.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa Indonesia terbuka bagi investasi asing dan domestik. Presiden menambahkan bahwa Indonesia menawarkan pertumbuhan berkelanjutan berbasis kebijakan yang didukung bukti Konkret. “Kita menyadari bahwa prasyarat investasi adalah stabilitas, kepastian hukum, dan pemerintahan yang kuat serta Bersih,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Presiden Zardari Didampingi PM Shehbaz Anugerahkan Bintang Tertinggi Pakistan, Nishan-e-Pakistan kepada Presiden Prabowo – Kantor Staf Presiden

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia dalam menjaga perdamaian dan kelestarian lingkungan. Presiden Prabowo mengajak komunitas Dunia membangun masa depan yang penuh Asa dan keadilan.

“Indonesia memilih perdamaian daripada kekacauan. Kita Mau menjadi Kawan bagi Seluruh dan Kagak bermusuhan dengan siapa pun. Seribu Kawan terlalu sedikit bagi kita, satu musuh terlalu banyak. Kita Mau menjadi tetangga yang Berkualitas, Anggota negara dunia yang bertanggung jawab, melindungi lingkungan, melindungi alam,” tandasnya.

Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026 menegaskan Indonesia sebagai bangsa yang percaya diri, reformis, terbuka, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, dengan perdamaian dan keadilan sebagai kompas pembangunan nasional.

(BPMI Setpres)

MensDaily hadir di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, pria butuh ruang untuk mendengarkan, mengemukakan pendapat, dan mendapatkan inspirasi.

Get Latest Updates and big deals

    Mens Daily @2025. All Rights Reserved.