Pemain asal Uruguay tersebut menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tendangannya mengenai tiang sebanyak empat kali dalam satu pertandingan di EPL
Penyerang Liverpool Darwin Nunez memecahkan rekor Premier League yang Tak diinginkan dalam kemenangan 4-1 atas Chelsea pada hari Rabu. Tambahan tiga poin Membikin The Reds unggul lima poin di puncak klasemen Premier League setelah menikmati pertandingan yang sukses melawan tim Mauricio Pochettino.
Diogo Jota membuka skor pada menit ke-23, sebelum bek sayap muda Conor Bradley mencetak gol pertamanya Kepada klub. Meskipun Dominik Szoboszlai menambahkan gol ketiga Cocok setelah satu jam berlalu, Chelsea dengan Segera membalaskan satu gol melalui Christopher Nkunku. Tetapi, harapn Chelsea Kepada dapat mengejr ketertinggalan Mekanis pupus setelah pada menit ke-79, Luis Diaz menyambar bola dari umpan silang mendatar Nunez membut Liverpool unggul 4-1 di Anfield.
Disisi lain, meski pemain Uruguay itu akan senang dengan assistnya yang berhasil mengunci kemenangan The Reds, ia harus menyesali peruntungannya Begitu kemenangan besar Liverpool. Bagaimana Tak, Pemain berusia 24 tahun itu menyia-nyiakan Kesempatan Kepada menambah koleksi 11 golnya musim ini ketika tendangan penaltinya pada babak pertama membentur tiang gawang.
Kegagalan penalti Nunez hanyalah satu dari empat kesempatan di mana Seluruh tendangannya yang mengarah ke gawang membentur bingkai gawang di Anfield, meninggalkan rekor Jelek baginya. Karena hal itu juga, Membikin pemain Global Uruguay ini akhirnya menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tendangannya membentur tiang gawang empat kali dalam satu pertandingan Premier League.
Berbeda dengan malam yang Membikin frustrasi bagi Darwin Nunez, Bradley menikmati penampilan yang mengesankan, memberikan dua assist melalui golnya pada menit ke-39. Hasilnya, pemain berusia 20 tahun itu menjadi pemain Liverpool termuda yang mencatatkan dua assist dalam satu pertandingan Premier League sejak Trent Alexander-Arnold mencapai catatan tersebut pada Februari 2019. Penampilan impresif Bradley membantu tim asuhan Jurgen Klopp memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang mereka menjadi 23 pertandingan Perserikatan (M18, D5). Selain itu, kemenangan atas Chelsea menjadi catatan spesial tersendiri bagi Instruktur asal Jerman tersebut, dimana dirinya berhasil catatkan kemenangan ke-200 di laga tersebut.
Sementara itu, Jürgen Klopp juga memenangkan empat pertandingan terakhirnya di Premier League, memastikan mereka menghadapi pertandingan hari Minggu melawan Arsenal dengan suasana hati yang percaya diri.



