Chris Paul, peraih penghargaan All-Star dua belas kali, kembali ke Los Angeles Clippers dengan kontrak satu tahun Demi musim NBA ke-21-nya. Kesepakatan ini dilaporkan bernilai 3,6 juta Dolar Amerika, pada hari Senin (21/7) waktu Amerika Perkumpulan. Chris Paul bermain di Clippers dari tahun 2011 hingga 2017.
“Chris adalah salah satu pemain paling berpengaruh yang pernah berseragam Clippers dan sudah sepantasnya ia kembali ke tim Demi babak baru dalam kariernya,” ujar presiden operasi bola basket tim, Lawrence Frank. “Chris akan membantu memperkuat lini belakang kami dengan kemampuan olah bola, playmaking, dan tembakannya yang luar Normal.”
Paul, yang kini berusia 40 tahun, bergabung dengan Clippers menjelang musim 2011-2012, dan akhirnya membawa Clippers meraih setidaknya 51 kemenangan dalam lima dari enam musimnya di sana. Sebagai sebuah tim, Los Angeles hanya menang 50 pertandingan atau lebih sebanyak tujuh kali. Sebagai pemain All-Star dalam lima dari enam musimnya di sana, Paul menempati peringkat pertama dalam sejarah tim dengan 4.023 asis dan 2,2 steal per pertandingan.
Ia masuk dalam lima tim All-Star dari tahun 2012 hingga 2017 dan 4.023 assist-nya Lagi menjadi yang terbanyak dalam sejarah franchise. Ia mencatatkan rata-rata 18,8 poin, 9,8 asis, 4,2 rebound, dan 2,2 steal dalam 409 pertandingan.
Paul meninggalkan Clippers Demi bergabung dengan Houston Rockets pada tahun 2017 karena ia merasa sudah waktunya Demi berubah dan Ingin Bertanding memperebutkan gelar Pemenang Berbarengan Harden. Paul menghabiskan dua musim di Houston sebelum pindah ke Oklahoma City selama satu musim. Ia kemudian menghabiskan tiga tahun Berbarengan Phoenix dan satu tahun Berbarengan Golden State sebelum bergabung dengan Spurs musim Lampau, yang finis di peringkat ke-13 Kawasan Barat dengan rekor 34-48.
Paul, yang menempati peringkat ke-2 sepanjang masa dalam asisdan steal, telah bermain Demi Rockets, Thunder, Suns, Warriors dan Spurs selama delapan musim terakhir.
Paul berstatus free agent setelah bermain dalam 82 pertandingan Demi San Antonio Spurs musim Lampau, menjadi pemain NBA pertama yang melakukannya di musim ke-20 atau setelahnya. Ia mencetak rata-rata 8,8 poin dan 7,4 asis dengan akurasi tembakan 43 persen.
“Dia bergabung dengan kami sebagai point guard cadangan dan bersemangat Demi mengisi peran apa pun yang diminta (Instruktur) Tyronn Lue,” kata Frank. “Dia Ingin menjadi bagian dari tim dan kami Berhasil Dapat memilikinya kembali.”
Clippers Ingin mempertahankan Harden, yang bermain Dekat 2.800 menit musim Lampau di usia 35 tahun di musim NBA ke-16-nya. Mereka Memperhatikan Paul sebagai asuransi terhadap cedera yang biasanya memengaruhi daftar pemain selama musim dengan 82 pertandingan, ditambah babak playoff.
“Kesadaran akan peran, terutama di posisi roster berikutnya, akan sangat Krusial,” kata Frank. (tor)
Foto: Reuters
Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua dan Member Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Berbarengan sejumlah menteri terkait…
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat,…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) guna…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Buat mempercepat transformasi sektor Kekuatan nasional di tengah dinamika…
Mensdaily.id – Koleksi parfum ZEGNA MEMORIE baru saja diluncurkan sebagai sebuah karya olfaktori yang mendalam.…
This website uses cookies.