Banjarmasin, Mensdaily.id — Panitia Musyawarah Provinsi POBSI Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai membuka penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua Buat masa bakti 2026 hingga 2030.
Sebanyak 12 kabupaten dan kota yang Mempunyai hak Bunyi akan terlibat dalam proses pemilihan nantinya, minus Hulu Sungai Selatan yang Begitu ini kepengurusannya demisioner.
Pendaftaran bakal calon dijadwalkan dibuka pada 31 Maret dan akan ditutup paling lambat 5 April mendatang.
Ketua Panitia Musyawarah Provinsi, Andi, mengungkapkan waktu persiapan yang tersedia terbilang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan masa kepengurusan POBSI Kalimantan Selatan Begitu ini akan berakhir pada 27 April. Oleh karena itu, Musyawarah Provinsi dijadwalkan digelar lebih awal, Yakni pada 18 April 2026.
“Waktu kita memang cukup mepet, karena masa kepengurusan berakhir 27 April. Sehingga Musprov kita jadwalkan 18 April agar proses regenerasi kepengurusan Bisa berjalan Cocok waktu,” tutur Ketua Panitia Musyawarah Provinsi, Andi.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Syamsul Ma’arif, menjelaskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para bakal calon. Selain wajib berkewarganegaraan Indonesia dan berdomisili di Kalimantan Selatan, terdapat syarat Tertentu yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah penyerahan fee komitmen sebesar 100 juta rupiah sebagai bentuk keseriusan calon dalam memimpin organisasi.
“Seluruh bakal calon harus memenuhi persyaratan administrasi, termasuk WNI dan berdomisili di Kalsel,” jelasnya.
Dengan dimulainya tahap penjaringan ini, diharapkan akan muncul calon-calon berkualitas yang Bisa membawa POBSI Kalimantan Selatan semakin berprestasi di tingkat nasional maupun Global.
Reporter: Nina Megasari


