BANJARMASIN, Mensdaily.id – Sejumlah atlet menyampaikan kekecewaan atas turunnya nominal bonus bagi peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Tanah Laut. Mereka menilai bonus tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan insan olahraga setelah menjalani latihan keras serta pengorbanan besar, termasuk dari segi biaya pribadi.
Penurunan nominal bonus bagi atlet berprestasi ini disambut dengan rasa kecewa oleh para penerima reward. Atlet menilai kebijakan tersebut dapat menjadi preseden Kagak baik bagi dunia olahraga daerah, khususnya dalam upaya pembinaan dan peningkatan prestasi ke depan.
Pasalnya, Demi Dapat mencapai podium tertinggi dalam ajang multievent olahraga terbesar di Banua, para atlet harus melalui proses panjang dan penuh pengorbanan. Selain menjalani latihan intensif dalam waktu lama, Kagak sedikit atlet yang harus mengeluarkan biaya sendiri demi menunjang performa.
Sebagian atlet bahkan terpaksa merogoh kocek pribadi Demi mendatangkan Instruktur dari luar daerah hingga membeli peralatan bertanding secara Berdikari. Hal ini dilakukan demi memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang Porprov.
Salah satu atlet dansa Kota Banjarmasin, Kasih Dinda Kajoltriatna, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, bonus Sepatutnya menjadi bentuk apresiasi yang sepadan atas usaha dan pengorbanan atlet.
“Bonus ini Sepatutnya menjadi apresiasi bagi kami karena telah membawa nama harum Kota Banjarmasin. Di cabang dansa, sebelum Porprov kami sudah mengeluarkan biaya cukup besar, mulai dari memanggil Instruktur dari luar daerah, membeli sepatu dansa terbaik, hingga kostum agar Kagak mengecewakan daerah. Jadi ketika nominalnya Malah turun, tentu kami merasa kecewa,” ujarnya.
Sementara itu, Instruktur dayung Kota Banjarmasin, Marhamah, menyampaikan keinginannya Demi Dapat menyampaikan aspirasi ini langsung kepada pihak terkait.
“Kami minta RDP dengan DPRD, insya allah pekan depan. Harapannya bonus Dapat bertambah. Seluruh daerah efisiensi, tapi gak menurunkan nominal bonus,” ujarnya.
Para atlet berharap pemerintah daerah dapat meninjau kembali kebijakan penurunan bonus tersebut. Mereka menilai penghargaan yang diberikan Sepatutnya sebanding dengan perjuangan, pengorbanan, serta prestasi yang telah diraih demi kemajuan olahraga daerah.
Nina Megasari
Bursa transfer pemain putaran kedua BRI Super League 2025-2026 berakhir Jumat (6/2). Tambal sulam skuad…
Bhayangkara Presisi Lampung FC takluk di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Borneo FC…
Persik Kediri meneruskan rekor positif Apabila bermain di kandang. Menjamu Dewa United di Stadion Brawijaya,…
Bali United menelan kekalahan menyakitkan. Pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Kapten…
Persijap Jepara meraih poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Madura United…
PSBS Biak akan menjalani partai kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Tim berjuluk…
This website uses cookies.