Categories: Business

Bank Himbara Terima Rp200 Triliun, Dorong Investasi Industri Halal Indonesia 2025

Upaya memperkuat industri halal di Indonesia kembali menunjukkan langkah signifikan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyalurkan Rp200 triliun ke lima bank negara sebagai strategi mendorong pembiayaan inklusif.

Biaya ini Enggak hanya berfungsi menjaga stabilitas likuiditas, melainkan juga membuka Kesempatan besar bagi pengembangan ekosistem industri halal. Dengan meningkatnya permintaan produk halal Dunia, Indonesia berpotensi menjadi pusat produksi dan distribusi Istimewa.

Biaya yang Disetor Setiap Bank Merupakan Biaya Deposito On Call | Mensdaily

Dari publikasi Kementerian Keuangan Biaya ini memperlihatkan bahwa Bank Independen, BRI, dan BNI masing-masing memperoleh Bagian terbesar, yakni Rp55 triliun. Sementara itu, BTN mendapatkan Rp25 triliun, dan BSI menerima Rp10 triliun.

Kebijakan ini diharapkan Pandai menyalurkan Biaya lebih Cocok sasaran, terutama dalam mendukung pembiayaan usaha berbasis halal. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah memperkuat peran Indonesia dalam rantai nilai Dunia industri halal. Biaya ini bersifat deposito on call, artinya dapat ditarik pemerintah sewaktu-waktu Kalau dibutuhkan. Dengan sifat Luwes tersebut, alokasi Biaya tetap menjaga likuiditas fiskal sekaligus mendukung tujuan strategis industri halal.

Bank Apa Saja yang Menjadi Penyaluran Biaya Industri Halal?

BSI memperoleh alokasi Rp10 triliun dari Biaya pemerintah yang disebar melalui lima bank himbara. Penugasan ini menegaskan posisi BSI sebagai motor Istimewa pembiayaan berbasis syariah di Indonesia. 

Sebagian besar pelaku industri halal di Indonesia merupakan UMKM, terutama di sektor makanan, minuman, fesyen, kosmetik, hingga pariwisata ramah muslim. Melalui alokasi Biaya ini, BSI diharapkan Pandai merancang skema pembiayaan yang sesuai kebutuhan, sehingga mendorong UMKM lebih kompetitif di pasar domestik maupun Dunia.

Kehadiran BSI sebagai penyalur Biaya syariah juga memperkuat Gambaran Indonesia dalam rantai nilai halal Dunia. Dengan dukungan pembiayaan yang terarah, Indonesia berpeluang memperluas pangsa ekspor produk halal sekaligus menjadikan industri halal sebagai pilar Krusial pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Reshuffle Ketiga, Intip Daftar Lengkap Pejabat Baru Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo

Sumber:

https://www.kemenkeu.go.id/programcto

Admin

Recent Posts

Head-to-Head Persib vs Malut United, Laskar Kie Raha Berhasil Nirbobol di 2 Pertemuan

Hanya tiga tim yang Dapat mengalahkan Persib Bandung Tamat pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.…

17 jam ago

Skor 0-0 Hasil Pertandingan PSIM vs Persis, Derbi Mataram Tanpa Pemenang Musim Ini

Derbi Mataram kembali berakhir imbang. Kalau skor 2-2 terjadi di Stadion Manahan Solo (8/11), maka…

18 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persib vs Malut United, Maung Lagi Sempurna di 10 Laga Kandangnya

Persib Bandung kembali mendapatkan poin absolut di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Malut…

19 jam ago

Head-to-Head Bhayangkara FC vs Borneo FC, Pesut Etam Jebol Gawang The Guardians 7 Kali di 3 Laga Terakhir

Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjalani laga kandang di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026.…

20 jam ago

Head-to-Head Persik vs Dewa United, Sardula Seta Nirkalah di Lima Laga Kandang

Persik Kediri bakal menjamu Dewa United di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini…

21 jam ago

Head-to-Head Bali United vs Persebaya, Serdatu Tridatu Pegang Rekor Kemenangan Atas Bajol Ijo

Bali United akan menjamu tim asal Jatim Persebaya Surabaya di pekan ke-20 BRI Super League…

22 jam ago

This website uses cookies.