Sebelumnya The Toffees telah menerima hukuman yang sama karena pelanggaran keuangan soal batas ambang kerugian dalam satu periode tertentu.
Dalam pernyataan tegas segera setelah keputusan tersebut, Everton mengatakan mereka “terkejut dan kecewa” sebelum mengajukan banding pada akhir pekan itu. Setelah mendapat kecaman karena diduga menunda-nunda, klub, Ahli, dan pemerintah Inggris, Premier League kini telah mengonfirmasi bahwa sidang banding akan dimulai pada hari Rabu.
Permohonan banding tersebut akan dipertimbangkan dalam proses yang memakan waktu tiga hari, Tetapi keputusan akhir baru akan diumumkan pada pertengahan bulan Februari. Menanggapi rekomendasi hukuman kepada Everton, komisi independen yang menangani kasus tersebut menetapkan “Perhitungan PSR Everton Buat periode yang relevan menghasilkan kerugian sebesar £124,5 juta, yang Mengungguli ambang batas £105 juta yang diizinkan berdasarkan PSR.”
Klub mengklaim bahwa Unsur-Unsur yang meringankan, seperti hilangnya nilai pemain akibat pandemi, ketidakmampuan menjual pemain yang berada dalam penyelidikan polisi, perang di Ukraina, dan pembangunan stadion baru Sebaiknya dipertimbangkan dalam kasus ini.
Disisi lain Demi ini, Everton duduk hanya satu poin di atas Area degradasi menjelang jadwal Premier League tengah pekan ini karena beratnya hukuman tersebut. Tanpa pengurangan 10 poin, tim asuhan Sean Dyche hanya terpaut lima poin dari tujuh besar, meskipun performa mereka mengkhawatirkan yang Membangun mereka gagal memenangkan satu pun dari empat pertandingan sebelumnya.
The Toffees berada dalam bahaya menghadapi hukuman lain setelah dinyatakan bersalah melanggar aturan yang sama selama periode keuangan berikutnya dari apa yang telah mereka dakwakan.
Ketika seruan Buat membentuk regulator independen semakin banyak, Departemen Kebudayaan, Media dan Olahraga menulis surat tegas kepada Premier League, ditujukan kepada CEO Richard Masters atas upaya mereka Buat melakukan pengaturan Independen. Setelah menyebut Everton dan Nottingham Forest sebagai “klub kecil” ketika berbicara di House of Commons, DCMS telah meminta Penerangan tentang apa yang dimaksud Masters dengan pernyataan tersebut.
Selain itu, DCMS juga meminta Masters Buat memberikan informasi dan rincian dari pertemuan komisi independen yang mengawasi kasus Everton, dan mendesak Premier League Buat menyelesaikan masalah tersebut sebelum musim berakhir, sekaligus menerapkan formula yang sama Buat menyelesaikan masalah tersebut. kasus serupa lainnya yang Bukan melibatkan Everton.
Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Bitung mengalami penurunan tajam sepanjang 2025. Dari total…
Tim nasional Indonesia bersiap menjalani pertandingan perdana era Instruktur John Herdman. Dijadwallkan timnas Garuda akan…
Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman akan dibantu oleh enam orang dalam menjalani tugasnya. Enam…
Tim nasional Indonesia akan menjalani laga perdana di FIFA Series 2026. Jay Idzes dkk dijadwalkan…
Tim nasional Indonesia mendapat kepercayaan dari FIFA Kepada menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Pada…
Instruktur tim nasional Indonesia John Herdman Mempunyai rekam jejak kepelatihan yang panjang. Sejak 2006, pria…
This website uses cookies.