Banjarmasin, Mensdaily.id — Jembatan Sungai Lulut Dalam sudah rampung Dekat satu tahun terakhir. Jembatan ini menjadi akses penghubung sekaligus batas antara Kota Banjarmasin Timur dan Kabupaten Banjar.
Tetapi belakangan, keberadaan pondasi bangunan jembatan menyisakan persoalan bagi Anggota, khususnya di RT 01 Kelurahan Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, lantaran akses jalan yang menyempit.
Sulitnya akses jalan Demi kendaraan roda dua dan empat Membangun Anggota berharap adanya akses jalan yang cukup lebar tersebut ke Pemerintah Provinsi atau Kabupaten Banjar, terlebih Apabila Eksis peristiwa kebakaran atau orang yang sakit.
Anggota pun berharap Eksis solusi dari pemerintah daerah. Sebelumnya, Anggota juga sudah mengajukan proposal kepada Pemerintah Provinsi melalui Dinas PUPR Provinsi Kalsel agar segera membebaskan lahan dan Membangun jalan di samping kanan Jembatan Sungai Lulut Dalam tersebut.
“Setelah pembangunan sepanggal buntu, masyarakat maunya dibebaskan. Tujuannya pembangunan ini supaya akses mobil ambulans dan pemadam itu tujuannya. Sekarang tertutup lewat, Eksis tapi lahan Anggota. Tapi ini belum direspons, sudah diajukan dan proposal ke PU Provinsi. Ia Eksis rumah, setuju saja pemiliknya. Rencana dua samping kiri dan kanan kalau Dapat secepatnya,” ujar Marwani, Ketua RT 01 Kelurahan Sungai Lulut.
“Mudah-mudahan secepatnya Dapat dibebaskan. Iba kalau Eksis kebakaran atau yang sakit, ditandu saja lewat seberang paling. Seberang Dapat jalan sempit Betul,” ungkap Sulaiman, Anggota lainnya, Saminan.
Mereka berharap permintaan Anggota Dapat segera direalisasikan oleh Pemprov Kalsel atau Pemkab Banjar agar akses jalan Dapat segera dinikmati oleh Anggota, Bagus pengendara roda dua maupun roda empat.
Reporter: Zein Pahlevi



