X.COM @MANCITY
Tijjani Reijnders, memilih pindah ke Man City karena bakal lebih Segera mendapatkan trofi daripada di AC Milan.
Mensdaily.id – Gelandang anyar Man City, Tijjani Reijnders, menegaskan bahwa dirinya bukanlah suksesor Kevin De Bruyne.
Manchester City dan Kevin De Bruyne diketahui telah menjalin kemitraan selama 1 Sepuluh tahun.
De Bruyne menjadi bagian Krusial bagi Man City Demi mereka memenangkan treble winner yang di dalamnya juga terdapat trofi Aliansi Champions.
Musim panas 2025 menjadi akhir perjalanan bagi De Bruyne dalam kariernya di Etihad Stadium.
Gelandang flamboyang asal Belgia tersebut dilepas Hanya-Hanya oleh The Citizens.
Tetapi, De Bruyne segera mendapatkan pelabuhan baru dengan Napoli yang menjadi tempat berkarier selanjutnya.
Di sisi lain, kepergian De Bruyne menjadi tugas berat bagi Man City Buat mengisi kekosongannya.
Pemain berusia 33 tahun itu sudah dipandang seperti legenda di lini tengah dengan 108 gol dan 177 asis dari 422 laga.
Baca Juga: Dembele Absen di Laga Perdana Piala Dunia Klub 2025, Kompatriot Cristiano Ronaldo bakal Jadi Ujung Tombak PSG
Tentunya bukan pekerjaan mudah bagi The Citizens Buat mendapatkan penggantinya.



