Categories: Business

5 Maskapai Penerbangan Pilihan Masyarakat Indonesia

Meski biaya transportasi melalui pesawat terbilang cukup mahal, Survei Preferensi Liburan Masyarakat Indonesia yang dilakukan Mensdaily menunjukkan bahwa pesawat jadi pilihan kendaraan Standar kedua dari responden Buat berlibur dengan persentase 27,7 persen.

Sementara itu, Top Brand Award, pionir indikator performa merek di Indonesia pun melakukan pemeringkatan terhadap maskapai penerbangan di Indonesia. Perlu diketahui, bahwa dalam menghasilkan pemeringkatan, Top Brand telah melakukan riset performa merek dan survei terhadap ribuan responden. Adapun ukuran dari performa merek yang dimaksud Top Brand didasarkan pada Mind Share, Market Share dan Commitment Share.

Berikut adalah lima maskapai penerbangan pilihan masyarakat Indonesia menurut hasil survei Top Brand Indeks 2022.

5 Maskapai Pilihan Masyarakat Indonesia 2022 | Zizi/Mensdaily

1. Garuda Indonesia

Ilustrasi Penerbangan Garuda Indonesia | Shutterstock

Di posisi pertama, Terdapat Garuda Indonesia, maskapai penerbangan Punya negara di bawah Kementerian BUMN. Meski Terdapat berbagai gejolak yang hadir di internal, faktanya Garuda Tetap menjadi top of mind bagi masyarakat Indonesia.

Hal ini diperkuat dengan hasil survei Top Brand Indeks 2022. Garuda bertengger pada posisi pertama sebagai maskapai pilihan masyarakat dengan indeks persentase 29,7 persen.

2. Citilink

Pesawat Citilink Lepas Landas | Shutterstock

Citilink merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia. Sebuah unit bisnis strategis yang sengaja dirancang Buat alternatif penerbangan dengan biaya rendah di Indonesia.

Dalam pemeringkatan Top Brand Indeks 2022, Citilink berhasil menempati posisi kedua, Cocok di bawah induk perusahaannya dengan indeks persentase 23 persen.

3. Lion Air

Pesawat Lion Air | Shutterstock

Posisi berikutnya ditempati oleh Lion Air dengan perolehan indeks 10,1 persen. Berbeda dengan dua maskapai penerbangan sebelumnya, Lion Air merupakan maskapai penerbangan Punya swasta terbesar di Indonesia.

Tarif tiket sempat mahal Alasan kenaikan biaya avtur, kini Lion Air mengatur strategi dan berkomitmen Buat turut menstabilkan kembali harga tiket pesawat.

4. Air Asia

Ilustrasi Penerbangan Pesawat Air Asia | Shutterstock

Air Asia juga merupakan jenis maskapai penerbangan dengan tarif rendah. Perusahaan penerbangan swasta asal Malaysia ini berpusat di Bandara Global Kuala Lumpur, Malaysia.

Telah berdiri sejak 1993, Air Asia cukup menarik minat masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil top brand indeks Air Asia yang menduduki peringkat ke-4 dengan indeks persentase 9,7 persen.

5. Batik Air

Pesawat Batik Air | Shutterstock

Di posisi berikutnya, ditempati oleh Batik Air. Anak perusahaan Lion Air ini berhasil memeroleh peringkat ke-5 dengan indeks persentase sebesar 9 persen.

Informasi teranyar, Batik Air akan membuka jadwal penerbangan baru Bali-Labuan Bajo pergi pulang (PP) pada 1 September 2022. Tawaran harga tiketnya pun menarik, yakni mulai Rp 1,4 juta. Harga tersebut berlaku Bagus Ketika hari kerja maupun akhir pekan.

Admin

Recent Posts

Skor 2-1 Hasil Pertandingan PSBS vs PSM, Juku Eja Kembali Berjaya Setelah Paceklik di 7 Laga

PSBS Biak mendapatkan hasil negatif di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menjamu PSM Makassar…

40 menit ago

Skor 1-0, Statistik Tuan Rumah Selalu Menang Berlanjut Pada Duel Semen Padang vs Persita

Semen Padang sukses memaksimalkan Kesempatan bermain di depan publik sendiri. Menjamu Persita Tangerang di Stadion…

2 jam ago

Skor 2-0 Hasil Pertandingan Persija vs Arema FC, Singo Edan Dejavu Victory Tahun Lewat

Persija Jakarta mengalami kekalahan di pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Arema FC di…

3 jam ago

10 Negara dengan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2026, Terdapat Indonesia?

Produk domestik bruto (PDB) atau yang secara Mendunia dikenal dengan gross domestic product (GDP) merupakan…

4 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Lelah 5,11%: Bagaimana Tren 1 Dasa warsa dan Posisi di G20?

Dengan pertumbuhan 5,11% pada 2025, Indonesia kembali ke jalur “normal barunya” di kisaran 5%, level…

5 jam ago

RI Surplus Dagang US$41 Miliar, AS Jadi Penyumbang Terbesar

Sepanjang tahun 2025, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat kinerja positif dengan surplus yang berlanjut hingga…

6 jam ago

This website uses cookies.